Terkini.id, Jakarta – Terkait nasi padang daging babi yang viral di media sosial belum lama ini membuat Pendakwah Ustadz Hilmi Firdausi turut buka suara.
Hal tersebut disampaikan Ustadz Hilmi Firdausi melalui sebuah cuitan di akun media sosial miliknya.
Dalam cuitannya, Ustadz Hilmi tampak menunjukkan kekesalannya terkait kasus tersebut yang dianggapnya telah melampaui batas.
Ustadz Hilmi bahkan menyebutkan bahwa warga minang menganut prinsip adat yang teguh yaitu ‘Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah’, sehingga nasi padang daging babi menyalahi prinsip itu.
“Menurut sy ini sdh melampaui batas. Warga Minang teguh dgn prinsip ADAT BASANDI SYARAK, SYARAK BASANDI KITABULLAH,” katanya. Dikutip dari Twitter. Sabtu, 11 Juni 2022.
- Ustadz Hilmi Firdausi: Berkahilah Bangsa Ini, Hancurkan Orang-Orang Dzalim dan Serakah!
- Polemik Ijab Kabul Bahasa Arab, Ustadz Hilmi: Harusnya Pakai Bahasa Apa? Bahasa Kalbu?
- Dituduh Ambil Dana ACT, Ustadz Hilmi: Ya Allah Laknat Mereka dan Keluarga yang Fitnah Saya!
- Doa Ustadz Hilmi Firdausi: Ya Robb, Laknat yang Fitnah Saya
- Ustadz Hilmi Ngaku Tak Makan Uang Haram, Ferdinand Hutahaean: Kalau Nyimpan Ditabungan Halal?
Lanjutnya, ia mengatakan prinsip tersebut berarti menjalankan ajaran Islam sebagai pedoman tata pola perilaku dalam kehidupan.
“Masakan Padang terkenal di dunia krn citarasa, kelezatan & kehalalannya. Tlg jgn rusak itu. Kalaupun trick marketing, ini sdh kelewatan. Smg sgra diambil tindakan,” ungkapnya.
Lantas hal tersebut membuat Netizen turur ikut beraksi atas kemarahan Ustad Hilmi tersebut.
“Ada saja cara mereka membangunkan harimau tidur… Dasar komunis pengecut..!!” tulis akun Twitter @Bag***.
“Harus segera diambil tindakan. Masakan daerah kami ‘Minang’ terjaga kehalannya,” ucap akun Twitter @Cut***.
“Itu di jelasin non halal. dagang mah sah sah aja asal udah ada keterangannya. mungkn itu buat kalangan tertentu. kcuali kalo g ada keterangan n melebeli halal padahal isinya non halal,” pungka @mix***.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
