Terkini.id, Jakarta – Pernyataan saksi dari kubu 02 Prabowo-Sandiaga, yakni Beti Kristiana saat sidang di Mahkamah Konstitusi Rabu malam 19 Juni 2019 lalu membuat ribut di media sosial.
Hal itu karena Beti menyebut bahwa jalan penghubung antara wilayah Kecamatan Teras dan Kecamatan Juwangi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, bermedan sulit, dan belum beraspal.
Beti mengungkapkan bahwa akibat kondisi jalan itu, dirinya harus menempuh waktu tiga jam untuk menuju wilayah Juwangi dari rumahnya yang berada di kawasan Teras.
Kesaksian Beti pun membuat heran Hakim MK Suhartoyo. Sebab, bila merujuk penelusurannya via Google Maps, waktu tempuh Teras-Juwangi hanya 90 menit alias 1,5 jam.
“Hari gini masih ada medan sulit di Boyolali? Tapi sudah aspal semua?” tanya Suhartoyo.
“Tidak ada aspal,” jawab Beti.
Warga Boyolali Protes
https://www.facebook.com/agussutondocom/videos/933182923690831/
Terkait dengan pertanyaan tersebut, warga di Jawa yang biasa melintas di jalan penghubung dua kecamatan tersebut pun protes.
Hal itu lantaran pernyataan Beti tidak sesuai yang ada di lapangan.
Beti menyebut jalanan belum diaspal, padahal sudah diaspal atau dibeton.
Kemudian jarak tempuh yang mencapai 3 jam, padahal cuma sekitar 1,5 jam.
Salah satu netizen di media sosial, menguji pernyataan Beti tersebut dengan melakukan live facebook perjalanannya dengan mengendarai mobil dari dari Teras ke Juwangi.
“Saya tiap minggu di sini, kalau ada sidang KIP ke Semarang. Saya udah tahu lokasi di sini,” terang netizen tersebut.
Pernyataan KemenPUPR
Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja mengungkapkan, jalan penghubung yang dimaksud Beti merupakan jalan provinsi yang dikelola Pemprov Jawa Tengah.
“Ini 100 persen jalan provinsi,” kata Endra kepada Kompas.com, Kamis 20 Juni 2019.
Kendati demikian, tingkat kemantapan jalan Provinsi Jawa Tengah sepanjang 1.518,09 kilometer berada dalam kondisi 95,75 persen mantap.
Artinya, kondisi jalan provinsi di seluruh wilayah tersebut sangat layak untuk dilalui kendaraan baik roda dua atau pun enpat. Pasalnya, kondisinya telah terlapisi aspal maupun beton cor.
“Betul,” singkat Endra seperti dilansir dari kompascom.
Demikian pula dengan kondisi jalan nasional. Menurut Endra, tingkat kemantapan jalan nasional yang ada di wilayah itu telah berada pada kondisi 96,19 persen mantap, dan mulus.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
