Masuk

Kiai di Jombang Minta Polisi Tak Tangkap Anaknya yang Diduga DPO Kasus Pencabulan: Semuanya Itu Adalah Fitnah!

Komentar

Terkini.id, Jakarta– Anak seorang kiai di Jombang, Moch Subchi Azal Tzani atau yang bisa disebut Mas Bechi (42), kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencabulan. Upaya polisi terus dilakukan untuk menangkap pelaku pencabulan tersebut. Pada Minggu 3 Juni 2022 polisi setempat gagal menangkap pelaku meski sempat terjadi aksi kejar-kejaran.

Dilansir dari Detik.com beredar video yang memperlihatkan bahwa sang kiai menegaskan kepada polisi untuk tidak melanjuti kasus tersebut. Dalam video tersebut juga memperlihatkan ratusan anggota jamaah.

Video kiai di Jombang tolak polisi tangkap anaknya yang diduga DPO kasus pencabulan ( Video akun YouTube Tribunnews)

Video berdurasi 1.55 detik tersebut menunjukkan sang kiai duduk bersampingan dengan kapolres, ia juga memberikan nasihat kepada kapolres untuk tidak menangkap anaknya.

Baca Juga: Tidak Terima Suaminya Jadi Tersangka, Istri Mas Bechi: yang Mengaku Korban Bicara yang Sebenarnya

“Untuk keselamatan kita bersama, untuk kejayaan Indonesia Raya, masalah fitnah ini masalah keluarga. Untuk itu, kembalilah ke tempat masing-masing, jangan memaksakan diri mengambil anak saya yang kena fitnah ini,” tutur kiai pada 4 Juli 2022.

Nuhidayat selaku Kapolres Jombang AKBP terlihat dalam video tersebut hanya menganggukan kepala dan mendengarkan perintah kiai.

“Semuanya itu adalah fitnah. Allahu Akbar, cukup itu saja!” ucap kiai.

Baca Juga: Mulai Jalani Sidang, Mas Bechi Dibela 10 Kuasa Hukum

Tidak hanya itu saja, Moh Nurhidayat selaku Kapolres Jombang AKBP juga menjelaskan bahwa video berdurasi 1.55 detik tersebut merupakan upaya dia untuk bernegosiasi dengan sang kiai pada Minggu 3 Juli 2022.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya tak menyangka akan ditemui sang kiai dan ratusan jamaah yang mudah diprovokasi.

“Saya pikir negosiasi di ruangan khusus, ternyata saya dihadapkan ke jemaah yang mudah diprovokasi,” tutur Nurhidayat.

“Sangat rawan sekali, makanya saya tidak berdebat lama,” imbuhan nya.