Webinar Ikanas STAN Wilayah Sulselbar: Menjaga Asa, Mengejar Beasiswa

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Ikanas STAN
Ikanas STAN (sumber: Youtube Ikanas STAN)

Terkini.id, Makassar– Pandemi Covid-19 bukanlah masa untuk santai dari berkarya. Alumni ini justru semakin bersemangat dengan webinar. Sabtu, 6 Juni 2020, menjadi saksi dengan suksesnya webinar yang bertema “Menjaga Asa, Mengejar Beasiswa”. Dipandu oleh moderator Andi Yoga Trihartono, kegiatan ini menghadirkan Irwanda Wisnu Wardhana, Ph.D. (penerima Beasiswa S3 University of Texas, USAID-Seadi Project) yang juga merupakan Wakil Ketua Ikanas STAN. Narasumber lainnya adalah Muhammad Hasbi Hanis, Ph.D. (penerima Beasiswa S3 Quessland University of Technology), Aditia, M.PubPol. (penerima Beasiswa S2 AAS) dan Fithratuddin, M.A. (penerima Beasiswa S2 SPIRIT-World Bank).

Acara dimulai dengan perkenalan Irwanda Wisnu Wardhana, Ph.D. Selain sebagai Pegawai Negeri Sipil, ia juga aktif sebagai penulis dan peneliti di Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia. Wisnu, panggilan akrabnya, menyampaikan pentingnya voluntarism, yakni kesukarelawanan, di tengah-tengah kondisi bangsa. Dia juga menyampaikan permohonan maaf dari Helmy Yahya, yang sedianya hadir sebagai keynote speaker.

“Bicara mengejar pendidikan, saya lahir di tengah keluarga yang latar belakangnya adalah pendidikan. Kalau tidak sekolah, sepertinya saya ketinggalan dari keluarga lain. Apalagi saya startnya dari Diploma satu. Begitu acara kumpul-kumpul, pasti ditanyai.” Kata Hasbi, narasumber lainnya.

Dia menambahkan, meskipun bermula dari Program Diploma Satu yang jarang dikenal orang keberadaannya, Hasbi mampu menyelesaikan hingga jenjang Program Doktoral di Public Asset Management, Queensland University of Technology pada tahun 2008. Semangat pantang menyerah inilah yang juga hendak dibagikan kepada seluruh anak negeri.

Webinar Ikanas STAN Wil Sulselbar 06-06-2020 (Sumber:Ikanas STAN Wil Sulselbar)

Beda lagi, Fithratuddin menambahkan bahwa seluruh tindakan kita jadikan sebagai amal ibadah. Banyak hal yang dirasakan menjadi mudah dengan ikhtiar dan berdoa. Selain itu juga dibenarkan terkait semangat membantu dan memberikan manfaat bagi sekitar.

Menarik untuk Anda:

Sebagai narasumber terakhir, Aditia memberi kunci yakni:(1)menentukan tujuan jelas, (2)selalu membuat perbaikan dari hal terkecil, dan (3)kesiapan untuk menghadapi kegagalan.

Masing-masing narasumber yang mengemukakan prinsip yang bervariasi, menjadikan webinar ini tidak melelahkan untuk disimak. Lebih dari dua jam, termasuk sesi tanya jawab, menjadi sangat berarti bila kita mampu menemukan pokok-pokok pembahasan ini. Selain dari kanal Zoom, webinar ini juga didokumentasikan di youtube. Sampai tulisan ini dibuat, video telah saksikan lebih dari lima ratus kali. (link youtube)

Dari wawancara langsung dengan salah satu pengurus wilayah, diinformasikan bahwa akan ada webinar berikutnya yang tidak kalah menarik. Bagi para pemburu beasiswa, webinar ini tidak tertutup oleh alumni STAN atau PKN-STAN saja, tetapi terbuka umum. Hal tersebut dikonfirmasi oleh salah satu pengurus organisasi ini.

“Iya. Umum ji. Rencana malah mau dibuatkan juga sertifikat digitalnya. Memorial. Peserta juga dihargai kehadirannya.”

Kegiatan ditutup dengan ajakan berkontribusi bagi negeri bersama Ikanas STAN Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Eksotisme TN Gandang Dewata Sebagai Destinasi Wisata Alam di Mamasa

Mahasiswa HMJ HES gelar Dialog Interaktif: Problematika Hukum Ekonomi Syariah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar