Makassar Terkini
Masuk

Pakar Sebut 10 Orang Jadi Korban Serangan Digital Dampak Blokir Kominfo

Terkini.id, Jakarta – Teguh Aprianto selaku Konsultan Cyber Security mengungkapkan sebuah fakta baru terkait dampak blokir Kominfo yang terjadi pada Sabtu 30 Juli 2022.

Diketahui pada Sabtu 30 Juli 2022, Kominfo telah memblokir beberapa platform games dan situs pembayaran online karena dianggap tidak mematuhi Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Teguh Aprianto mengatakan sejauh ini sebanyak 10 orang sudah terkena serangan digital karena mengutarakan pendapatnya di akun media sosial pribadinya.

Tidak sampai disitu saja, WhatsApp pribadi mereka diteror oleh orang yang tidak dikenal, bahkan seorang software engineer yang masih berusia 14 tahun juga kena getahnya.

“Sejauh ini 10 orang tercatat menjadi korban serangan digital dan juga teror melalui WhatsApp dampak dari #BlokirKominfo yang sedang diramaikan oleh publik,” ujar Teguh Aprianto, dikutip dari Twitter @secgron, Senin 1 Agustus 2022.

“Bahkan mereka juga menyerang anak yang masih di bawah umur (14 tahun),” lanjut Teguh Aprianto.

Cuitan Teguh Aprianto Selaku Konsultan Cyber Security Soal Blokir Kominfo (Twitter @secgron)

Sebagai informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi memblokir beberapa platform yang belum mendaftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Hal ini terjadi karena platform tersebut sudah diberikan teguran terkait pendaftaran PSE namun hingga batas waktu yang ditentukan tetap tidak menunjukkan itikad baik.

Lima platform games yang sudah diblokir oleh Kominfo adalah Counter Strike, Dota, Epic Games, Origin (EA), dan Steam.

Platform games tersebut tidak memenuhi kewajibannya yang tertera dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Selain games, situs pembayaran online PayPal juga terkena pemblokiran dari Kominfo. 

Sementara itu, Semuel Abrijani selaku Dirjen Aptika Kominfo berujar bahwa pihaknya telah memberikan teguran kepada platform tersebut pada Sabtu 23 Juli 2022.

Namun karena dinilai tidak mengindahkan teguran tersebut dan telah melewati batas waktu yang ditentukan, maka pemblokiran adalah solusi terakhir yang digunakan pemerintah untuk menertibkan perusahaan digital asing ini.

Akibat pemblokiran ini, para netizen mengecam tindakan Kominfo dengan membuat hastag Blokir Kominfo sehingga menjadi viral di dunia maya.

Dilansir dari Twitter @secgron, Senin 1 Agustus 2022, dibawah ini adalah daftar nama beberapa pihak yang mendapatkan serangan digital dan teror melalui WhatsApp pribadi mereka.

Tangkapan Layar yang Menampilkan Serangan dan Teror Digital Akibat Dampak Blokir Kominfo (Twitter @secgron)

Resi Respati, Software Engineer.
Frans Allen, Software Engineer.
Sirilius Kevin, Software Engineer berusia 14 tahun.
Naufaldi Satriya, Software Engineer.
Tretan Muslim, Stand Up Comedian.
Kemotherapy, Ilustrator.
Arie Keriting, Stand Up Comedian.
Eno Bening, Content Creator.
Barlie Ve, Ilustrator.
Dustin Tiffani, Komedian.