Terkini.id, Jakarta- Gedung Mabes Polri dikejutkan dengan adanya 29 karangan bunga yang berisi dukungan untuk Polri menuntaskan kasus Brigadir J.
Tampak ada 29 karangan bunga yang berjajar di pagar Gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Senin 8 Agustus 2022.
Salah satu di antara karangan bunga tersebut bertuliskan, “Tuntaskan Kasus Pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat”.
Ada juga sebuah karangan bunga yang berisi dukungan penuh untuk Polri dalam kasus Brigadir J ini.
Karangan bunga tersebut bertuliskan, “Save Polri untuk NKRI”.
- Menang di Pilkada Gowa, Hati Damai 'Banjir' Ucapan Selamat
- Karangan Bunga Selamat untuk KH Said Aqil Siradj Terpilih Ramai di Lokasi Muktamar NU
- Usai Mundur Komisaris, Ari Kuncoro Kini Diberi Karangan Bunga 'Selamat untuk Rektor Kesayangan Presiden'
- Bubarkan FPI, Kantor Mahfud MD Dibanjiri Karangan Bunga
- Heboh, Youtuber Ini Tagih Utang Pakai Karangan Bunga di Resepsi Nikahan
Dikutip dari Detik, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa saat ini tim khusus masih bekerja secara maksimal saat dimintai tangapan mengenai karangan bunga ini.
“Agar kasus tersebut cepat terungkap secara terang benderang berdasarkan pembuktian ilmiah (SCI),” ujarnya.
Mengenai kasus Brigadir J, Polri telah menetapkan Bharada E dan Brigadir Ricky sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.
Baik Bharada E dan Brigadir Ricky, keduanya telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri.
Bharada E disangkakan Pasal 380 KUHP juncto Pasal 55 dan 56.
Sedangkan Brigadir Ricky disangkakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Adapun Irjen Ferdi Sambo telah ditempatkan di Mako Brimob Polri karena diduga melanggar kode etik dalam kasus Brigadir J ini.
Belakangan, muncul perubahan pernyataan Bharada E. Pengacara Bharada E, Muhammad Boerhanuddin, mengatakan kliennya menyatakan tak ada baku tembak dalam peristiwa tewasnya Brigadir J.
Pernyataan ini menepis kronologi awal yang menyebutkan Brigadir J tewas setelah terlibat adu tembak dengan Bharada E.
Boerhanuddin juga mengatakan Bharada E mengaku menembak Brigadir J karena ada tekanan dari ‘atasan’.
Dia tak menjelaskan detail mengapa Bharada E diperintah melakukan penembakan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
