Makassar Terkini
Masuk

Ahok Bikin Gaduh Pertamina, Pengamat Politik: Erick Thohir Layak Mempertimbangkan Pencopotan Ahok!

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik Dedi Kurnia meminta kepada Erick Thohir untuk mempertimbangkan pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari Komisaris Utama (Komut) Pertamina.

Menurut Dedi, keberadaan Ahok di Pertamina malah membuat masalah semakin berlarut-larut.

Ahok dinilai kerap membuat kegaduhan. Mulai dari klaim mobil listrik yang notabene adalah masalah Pertamina yang harus diselesaikan di internal.

Hingga yang teranyar, klaim Ahok mengenai pemotongan gaji karyawan Pertamina yang belakangan diluruskan oleh Komisaris Independen Pertamina bahwa ancaman mogok Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) tidaklah benar.

“Termasuk statemen terkait ancaman mogok dan gaji karyawan, bagi Pertamina persoalan ini bukan pertama dan selalu dapat diselesaikan,”

“Tetapi saat ada Ahok justru terlihat semakin rumit, bahkan sesama elit di Pertamina terjadi kekisruhan,” ujar Dedi Kurnia dikutip dari Rmol.id pada Senin 27 Desember 2021.

Atas dasar itu, Dedi menyarankan agar Meneg BUMN Erick Thohir untuk mempertimbangkan agar politisi PDIP itu dicopot dari jabatannya di Pertamina.

Sebab, menurutnya, Ahok hanya membuat gaduh tanpa solusi untuk perbaikan perusahaan plat merah seperti Pertamina.

“Erick Thohir layak mempertimbangkan pencopotan Ahok, tidak perlu khawatir siapa yang berada di balik BTP,”

“Selama tidak menghasilkan performa yang baik bagi pertamina, Ahok tidak diragukan lagi untuk dikeluarkan,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto, menyesalkan arogansi mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Ahok dinilai kerap membawa persoalan ke ruang publik sehingga jelas akan membuat suasana semakin gaduh.

Padahal, terkait pemotongan gaji sendiri Pertamina telah menjelaskan bahwa yang sedang dibahas manajemen Pertamina adalah program agile working.

Program ini memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memilih skema Working from Home (WFH) atau Working from Office (WFO).

“Saya melihat ini soal dialog dan transparasi antar Direksi Pertamina dengan serikat karyawannya.”

“Jadi Pak Ahok, sebagai Komut, mestinya membantu penyelesaiannya dengan dingin. Tidak perlu sesumbar di media,” ujar Mulyanto.

Atas dasar itu, politisi PKS ini menilai, Ahok yang kerap menunjukkan gaya-gaya politiknya yang arogan seperti dulu masih terus menerus dilakukannya.

Padahal, menurutnya, Ahok harus sadar bahwa kini ia hanya menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.