Aksi Unjuk Rasa Hardiknas Diwarnai Keributan

Terkini.id — Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diwarnai dengan sejumlah aksi unjuk rasa.

Seperti halnya yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos), yang menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa 2 Mei 2019.

Mereka menolak komersialisasi pendidikan.

Baca Juga: Bersama DPRD Tandatangani Ranperda Perubahan APBD, Plt Gubernur Sulsel: Ini...

“Kami menuntut, pencabutan jam malam, transportasi dana mahasiswa, terwujudnya demokrasi kampus, optimalisasi sarana dan prasarana pendidikan di kampus Unibos, pencabutan UUPT no.12 Tahun 2012 dan evaluasi kinerja kartu Indonesia pintar,” kata Jendral Lapangan, Aldhy Thamrin.

Tak lama menggelar orasi, sebagian peserta aksi sempat diwarnai keributan, dikarenakan beberapa peserta aksi hendak bakar ban namun dihalau oleh pihak kepolisian dan pengamanan DPRD.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Sulsel Sepakati Ranperda APBD Perubahan 2021

Bahkan terlihat sejumlah mahasiswa sempat baku dengan pihak keamanan DPRD, namun dilerai oleh pihak polisi dan berhasil dibubarkan.

Sebagiannya lagi dari mereka tetap melanjutkan aksi dengan berorasi. Mereka diterima oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ashabul Kahfi.

“Semua aspirasi dari mahasiswa, kita teruskan ke DPR RI melalui fax,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Sulsel Sepakati Ranperda APBD Perubahan 2021

Kahfi juga menghimbau mahasiswa untuk menggelar aksi unjuk rasa dengan tertib. “Kalau bisa jangan merusak fasilitas negara, karena kalau dirusak kita semua yang rugi,” pungkasnya.

Bagikan