Masuk

Akun Blok Politik Pelajar Serukan Buang Botol Berisi Air Pipis ke Gedung Kominfo

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Sebuah undangan kepada masyarakat umum untuk membuang botol berisi air pipis diserukan melalui WhatsApp dan Instagram milik @blokpolitikpelajar.

Aksi ini ditunjukkan untuk memprotes tindakan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) yang memblokir beberapa situs games dan platform pembayaran online.

Akun Blok Politik pelajar berencana mengundang publik umum untuk melakukan aksi buang botol berisi air pipis ke Gedung Kominfo yang terletak di Jalan Merdeka Barat, Jakarta pada Senin 1 Agustus 2022 pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: Pasca Gempa Cianjur, Kominfo dan Operator Seluler Gerak Cepat Lakukan Pemulihan Jaringan di Daerah Terdampak Gempa

“Siapapun yang kesal atas pemblokiran ini Anda dapat hadir dan melemparkan botol pipis. Diharapkan juga peliputan dari rekan-rekan Jurnalis. Terima kasih. #BlokirKominfo,” ujar Ahmad selaku perwakilan dari Blok Politik Pelajar, dikutip dari cnnindonesia.com, Minggu 31 Juli 2022.

Sebagai informasi, Kominfo telah memblokir beberapa situs dan aplikasi karena para perusahaan digital tersebut tidak mematuhi ketentuan yang terdapat dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat.

Sejumlah situs yang sudah tidak bisa diakses oleh masyarakat Indonesia adalah PayPal, Yahoo, Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, Xandr.com, dan Origin (EA)

Baca Juga: Kemkominfo Ajak Pemprov Sulsel Kembangkan Teknologi Informasi Digital

Melihat kebijakan yang diputuskan oleh Kominfo pada Sabtu 30 Juli 2022 ini, netizen menyerukan untuk memblokir Kominfo karena dianggap telah menyusahkan rakyat.

Lembaga Hukum Jakarta (LBH) berpendapat apa yang dilakukan oleh Kominfo sama saja dengan melahirkan otoritarianisme yang memanfaatkan kuasa digital dalam rangka mengendalikan teknologi sebagai alat melindungi kepentingan atau digital authoritarianism.

“Pembatasan atau pemblokiran situs internet dan aplikasi tersebut telah melahirkan apa yang disebut sebagai otoritarianisme,” kata Teo Reffelsen selaku pengacara publik LBH.

Diketahui bahwa batas waktu pendaftaran PSE bagi perusahaan digital asing ini jatuh pada Rabu 20 Juli 2022.

Baca Juga: Nonton TV Digital Tanpa STB? Simak Ulasannya

Setelah itu Kominfo memberikan perpanjangan waktu pendaftaran hingga lima hari kerja disertai dengan mengirimkan surat teguran terhitung sejak Kamis 21 Juli 2022.

Semuel Abrijani selaku Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo berujar batas waktu pendaftaran sebelum blokir PSE ilegal adalah hari Jumat 29 Juli 2022 pukul 23.59 WIB.

Delapan situs dan aplikasi yang telah diblokir karena tidak mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia ini adalah Yahoo Search Engine, Steam, DoTA 2, Counter-Strike: GO,EpicGames, Origin.com, Xandr.com, dan PayPal.

Namun demikian Semuel Abrijani berjanji jika situs dan aplikasi tersebut mendaftar PSE maka pemblokiran akan segera dicabut oleh pemerintah.

“Bisa (dibuka blokirnya) kalau memang terbukti mereka sudah daftar dengan memberikan data yang benar,” tutur Semuel Abrijani.

“Kalau proses normalisasi (buka blokir) sebentar, dalam 10-30 menit,” lanjut Semuel Abrijani.