Makassar Terkini
Masuk

PT Pertamina Kembali Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Andi Sinulingga: Yang Mahal Naik, Murah Dibatasi!

Terkini.id, Jakarta – Dikabarkannya harga BBM non subsidi resmi naik, Andi Sinulingga turut merespons melalui sebuah cuitan di akun media sosial twitter miliknya.

Dalam cuitannya, Andi Sinulingga mempertanyaan kenaikan harga BBM non subsidi yang tempak memaksa rakyat membeli bensin mahal.

“Yg mahal naik, yg murah (solar dan pertalite) di batasi. Apakah itu bisa di artikan maksa rakyat untuk beli BBM yg mahal? Kayaknya makin gawat keuangan negara kita,” katanya di akun twitter. Rabu, 3 Agustus 2022.

Seperti yang diketahui bahwa PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Perubahan harga terjadi pada tiga jenis BBM non subsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite dan pertamina Dex.

Adapun kenaikan harga BBM ini mengikuti Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. 

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri,” tulis Pertamina dalam pengumuman di laman resminya. Dikutip dari Kompas.

Adapun kenaikan ini berlaku di wilayah DKI Jakarta atau daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) 5 persen.

Daftar harga baru Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite

  1. Pertamax Turbo yang sebelumnya Rp 16.200 naik menjadi Rp 17.900.
  2. Dexlite yang sebelumnya Rp 15.000 naik menjadi 17.800 per liter.
  3. Pertamina Dex yang sebelumnya Rp16.500 menjadi Rp18.900 per liter. 

Sebelumnya, Pertamina sudah melakukan penyesuaian BBM non subsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite pada 10 Juli.

Artinya belum genap sebulan, harga Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite kembali naik.