Angka Pengendara Kena Tilang di Makassar Meningkat

Operasi Patuh

Terkini.id,Makassar – Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Dicky Rachmat Rahardjo mengatakan beberapa bulan terakhir, masalah tilang di Kota Makassar mengalami peningkatan. Ia menduga hal itu terjadi lantaran dua hal.

“Mungkin masyarakat yang kurang patuh atau aktivitas polisi yang melakukan operasi-operasi terlalu sering. Itu kan imbasnya ke kami yang melakukan eksekusi terhadap pelanggaran tilang,” kata dia kepada pewarta usai soft launching ihwal komitmen kesepahaman antara Kejaksaan, Grab, dan Ovo di Kantor Kejaksaan Negeri Makassar, Rabu, 9 Oktober 2019.

Ia bercerita bahwa peningkatan tilang berdampak terhadap halaman kantor kejaksaan yang tampak menumpuk dan terlihat sesak lantaran banyaknya kendaraan yang terjaring razia.

“Posisi jalan kantor kami sangat sempit sedangkan halaman terbatas. Sedangkan hari jumat itu kita senam,” keluhnya.

Menyikapi kondisi tersebut, ia mengatakan tengah mencanangkan satu aplikasi bernama Simpel untuk mengurangi kepadatan dan memberi kenyamanan pada masyarakat.

“Kita coba jajaki, akhirnya berangkat dari sana, bagaimana kita layani melalui aplikasi grab. Jadi salah satu (cara) masyarakat untuk mencari kemudahan di dalam melakukan pembayaran denda tilang,” ungkapnya.

Melalui aplikasi tersebut, dia mengatakan, masyarakat tak perlu lagi berdesak-desakan antri ke kantor kejaksaan. Masyarakat, kata dia, cukup menunggu saja di rumah.

“Melalui aplikasi Grab Simpel, pelanggar tilang akan lihat aplikasinya, di kanalnya ada grab menalangi 200 ribu masuk di sana. Kirim foto bukti surat tilang, kemudian bayar tilang bisa lewat Ovo, BRI atau Cast, Setelah itu dapat mereka akan bawa di pelanggan, sistemnya sama seperti kalau kita pesan Gofood” ungkapnya.

Terkait dengan waktu penerapan Grab Simple, dia mengatakan mulai beroperasi bulan ini. Rencananya, kata dia, bertepatan dengan HUT Sulsel. Dia menyebutkan bahwa denda tilang Grab Simple tetap sama dengan metode konvensional.

“Karena itu langsung masuk ke kas negara. Hanya ada tambahan biaya jasa pengiriman saja. Tujuan pertama kita ingin memberi pelayanan yang lebih terhdap masyarakat, jadi fokusnya kita memberi kenyamanan dan mempermudah pengurusan, serta sisi keamanan,” cetusnya.

Dia mengatakan untuk mengefesienkan waktu, pihaknya menyediakan loket khusus untuk Grab dan parkiran khusus.

“Untuk pelayanan Grab itu hanya Senin sampai Kamis,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Mario Said, menilai pelanggaran berlalu lintas berkaitan dengan perilaku.

Ia mengatakan tingginya angka tilang lantaran kesadaran masyarakat yang kurang.

“Namannya kalau banyak pelanggaran itu berkaitan dengan perilaku, artinya kesadaran masyarakat yang kurang sehingga terjadi pelanggaran,” ungkapnya.

“Namun ada saja yang melanggar. Meski sudah jelas-jelas ada rambu, tetapi orang parkir justru di bawah rambu,” paparnya.

Selain itu, ia memaparkan bahwa pelanggaran juga seringkali terjadi di Jalan Sungai Saddang berupa melawan arus. Padahal, kata dia, jalan tersebut memang dari dulu sudah lama satu arus.

“Di sana sudah lama, tetapi masih banyak masyarakat yang melanggar. Itu kan mengancam keselamatan jiwanya,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Luas Pulau Lanjukang Kota Makassar Terus Menyusut

Terkini.id, Makassar - Pulau Lanjukang, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar memiliki pasir putih dan perairan yang bersih. Lautnya tenang dengan gradasi warna laut yang cantik.Sayangnya,
News

Begini Sosok JK di Mata Dokter Koboi

Terkini.id,Makassar - Inilah pandangan pemuda milenials Sulawesi Selatan yang juga berprofesi sebagai seorang dokter dan kerap disapa Dokter Koboi terhadap Wakil Presiden Republik Indonesia