Terkini.id —
Untuk pengawasanya Banggar akan bergabung dengan pihak Kejaksaan dan Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKD).
“Secara lembaga pengawasan sudah melekat karena kita sebagai wakil rakyat dan kita juga sebagai pengawasan. Tapi kita sudah putuskan Banggar kita masukan sebagai tim pengawas yang telah terbentuk,” ujar Andi Ina saat menggelar konferensi pers di ruang kerjanya, Senin 20 April 2020.
Seperti diketahui DPRD Sulsel menyetujui perubahan anggaran sebesar Rp500 miliar untuk penanganan covid-19 di Sulsel. Anggaran tersebut akan dicairkan secara bertahap, tahap pertama dicairkan sebesar Rp250 miliar.
“Untuk tahap kedua bila dibutuhkan akan ditambah lagi Rp250 miliar,” ungkapnya.
- Menteri Kesehatan RI: Campak Jauh Lebih Menular Daripada COVID-19
- Waspada Lonjakan Kasus COVID-19, Kemenkes Instruksikan Pemda dan Faskes Siap Siaga
- Waspadai Covid-19, Tingkat Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit Meningkat
- Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19
- Sejumlah Negara Perketat Pintu Masuk Untuk Turis Dari China
Politisi Golkar Sulsel itu menambahkan, anggaran tersebut digunakan untuk tiga sektor yang terdampak yaitu, yaitu k
sektor kesehatan, jejaring sosial dan dampak ekonomi.
Selain itu, 85 pimpinan dan anggota DPRD Sulsel untuk terjung di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing, guna mengecek langsung distribusi bantuan tersebut bisa tepat sasaran.
“Kami terdiri 11 Dapil dari 24 kabupaten/kota dan setiap daerah kebutuhan dan persoalan berbada-beda dan kita memungkinkan perjalan untuk melakukan pengawasan di Dapil kami dan dibuktikan dengan laporan sebagai pertanggungjawaban kami,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
