Barantin Perketat Pengawasan Hewan Kurban di Sulsel Jelang Iduladha 2026

Barantin Perketat Pengawasan Hewan Kurban di Sulsel Jelang Iduladha 2026

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Sapi-sapi tersebut juga telah menjalani pengujian Rose Bengal Test (RBT), yakni metode pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi penyakit brucellosis pada ternak.

Berdasarkan data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology), aktivitas pengiriman ternak dari Sulawesi Selatan menuju Kalimantan mengalami peningkatan signifikan dalam dua bulan terakhir.

Barantin Perketat Pengawasan Hewan Kurban di Sulsel Jelang Iduladha 2026
Balai Besar Karantina Sulsel memperketat pengawasan pengiriman hewan kurban menuju Kalimantan menjelang Iduladha 2026 untuk mencegah penyebaran PMK dan LSD.

Pada periode April hingga Mei 2026, Satuan Pelayanan Parepare mencatat pengiriman sebanyak 3.734 ekor sapi potong menuju Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan dengan frekuensi 124 kali pengeluaran. Sementara pengiriman kambing pada periode yang sama mencapai 286 ekor dengan frekuensi empat kali pengeluaran.

Sementara itu, data Januari hingga Mei 2026 menunjukkan total pengiriman domestik keluar dari seluruh Satuan Pelayanan Karantina Sulawesi Selatan mencapai 5.004 ekor sapi dan 20.567 ekor kambing yang berasal dari wilayah layanan Makassar, Bajoe, Jeneponto, dan Parepare.

Tingginya angka tersebut menegaskan posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah pemasok utama ternak, khususnya sapi potong, untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di wilayah Kalimantan menjelang Iduladha.

Baca Juga

Karantina Sulawesi Selatan memastikan pengawasan akan terus diperketat di seluruh jalur pengeluaran hewan ternak, baik di pelabuhan maupun titik pemeriksaan lainnya.

Pengawasan dilakukan secara terpadu bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare, Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN), serta personel TNI Angkatan Laut guna memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai regulasi dan prinsip biosekuriti.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.