Beredar Varian Omicron, Zubairi Djoerban: Jangan Panik

Beredar Varian Omicron, Zubairi Djoerban: Jangan Panik

R
Alhini Zahratana
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Virus Covid-19 telah mengalami pergantian varian sejak kemunculannya. Saat ini beredar varian Omicron yang ditengarai cenderung memunculkan gejala ringan. 

Secara umum, untuk pulih dari gejala ringan tersebut dibutuhkan dibutuhkan waktu kurang dari sepekan. Sesuai dengan data yang dihimpun oleh ZOE Covid Symptom Study. 

Berdasarkan studi tersebut, sekitar 70 persen pasien berhasil pulih dari gejala Omicron dalam waktu tujuh hari.

Angka itu tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan dengan masa pemulihan akibat infeksi varian Delta. 

Berdasarkan data dari studi yang sama, hanya sekitar 44 persen saja orang yang pulih dalam waktu tujuh hari setelah terinfeksi varian Delta.

Baca Juga

Selain itu, dinyatakan pula bahwa sebanyak 33 persen orang yang terinfeksi omicron dapat merasa lebih baik dalam waktu tiga hari. Sedangkan pada kasus varian Delta, hanya 15 persen orang yang mengalami hal itu.

“Banyak orang membaik, hasil tes negatif, dan kembali ke kehidupan normal dalam waktu lima hari itu,” ucap ketua tim peneliti Profesor Tim Spector dikutip dari laman Republika pada Sabtu, 29 Januari 2022.

Pada masa varian Omicron ini, kebanyakan dari masyarakat yang terkena Covid-19 mengalami gejala seperti pilek diantaranya hidung beringus, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan. 

Dalam hal ini, Ketua Bidang Penanggulangan Pandemi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban meminta masyarakat agar tidak perlu panik dengan kehadiran varian Omicron dari Afrika tersebut.

Menurut dia, berdasarkan data kematian di Afrika Selatan, Omicron menyebabkan kematian yang terbilang cukup rendah. Kendati demikian ia tetap menyampaikan agar tetap waspada dengan menjaga kesehatan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.