Terkini.id, Jakarta – Bupati Barru, Suardi Saleh, setelah menjamu kehadiran Ustaz kondang Abdul Somad, dirinya berangkat subuh hari langsung menuju ke Ibu Kota Jakarta, pada Selasa 11 Februari 2020 subuh.
Kehadiran orang nomor satu di Barru tersebut tidak lain untuk menghadiri undangan dari Kementerian Koordinator Bidang Manusia dan Kebudayaan RI, melalui programnya pada Panritrana Award.
Panritrana Award merupakan sebuah penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan, yang mana Kabupaten Barru masuk dalam kategori enam besar.
Dan setelah melakukan persentase atas prestasi dalam penentukan kebijakan dan perlindungan tenaga kerja di Kabupaten Barru ini, hal itupun menjadi bahan persentase Suardi Saleh didepan tim panelis dan tamu pada acara tersebut.
Tercatat dari enam besar tersebut se Indonesia, Kabupaten Barru merupakan satu-satunya Kabupaten Kota dari Provinsi Sulawesi Selatan yang mampu mencatatkan namanya dalam prestasi tersebut.
- Bupati Barru Serahkan Laporan Keuangan 2025, Targetkan Opini Terbaik dari BPK
- Andi Ina Kartika Bawa Misi Kopi Barru ke PSBM 2026, Ajak Saudagar Investasi Pertanian
- Bupati Barru Jadi Narasumber Diskusi Analisis Perbandingan Mekanisme Pemilu dalam Sistem Demokrasi Indonesia
- Ribuan Pelari dari Berbagai Daerah Antusias Ikuti Event Run To Berru 2025
- Soal Pengangkatan CPNS dan PPPK, Bupati Barru Siap Jalankan
Bupati Barru, Suardi Saleh, optimis jika dirinya mampu menorehkan prestasi melalui penghargaan tersebut, dan bahkan bisa tembus pada urutan 3 besar.
“Mari kita sama-sama berdoa semoga kita mampu meyakinkan panelis dan berbanding lurus dengan presentasi kami apa yang terjadi di lapangan sehingga kita bisa masuk pada jajaran tiga besar,”ungkapnya.
Terasa lebih istimewa, karena dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, hanya Barru yang berhasil masuk 6 besar terbaik nasional setelah melewati berbagai penilaian dari berbagai aspek oleh tim BPJS Pusat.
“Barru satu satunya wilayah di Sulsel dari dua yang lulus seleksi 6 terbaik anugerah Paritrana secara nasional,” sebut Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Sulawesi-Maluku, Toto Suharto saat menyerahkan bantuan kemanusiaan di Barru, pekan lalu.
Diapun berharap komitmen pemerintah daerah yang ada di seluruh Indonesia, untuk mewujudkan progran prioritas perlindungan tenaga kerja bisa menjadi acuan, dan semua terjaga dengan baik.
“Kita perlu tata dan jaga dengan baik tenaga kerja kita, jangan sampai masih ada tenaga kerja yang melakukan aktifitas pekerjaan tanpa mendapatkan perlindungan dari pengusaha atau pemilik usaha tersebut,”terang dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
