Bikin Polling ‘Kematian’ di Instagram, Wanita Ini Akhirnya Bunuh Diri

Instagram
Ilustrasi polling Instagram. (foto: instagram.com)

Terkini.id – Bila kita membicarakan mengenai Instagram, tak afdol rasanya bila tidak membicarakan mengenai fitur stories-nya. Terlebih lagi, beberapa bulan yang lalu Instagram telah merilis fitur jajak pendapat atau polling di Instagram Stories.

Dengan fitur ini, kamu bisa menggunakan stiker untuk melayangkan pertanyaan kepada folowers kamu dengan dua pilihan jawaban dan mereka akan menjawabnya. Fitur ini berhasil dirilis berkat kerjasama antara pihak Instagram dengan aplikasi pihak ketiga.

Sejak dirilisnya fitur ini, banyak pengguna Instagram yang antusias menggunakannya. Salah satunya wanita asal Malaysia ini. Namun nahasnya, gara-gara polling yang ia buat, wanita ini malah nekat bunuh diri.

Dilansir dari World of Buzz, Jumat 17 Mei 2019, seorang wanita muda berusia 16 tahun di negeri jiran, Malaysia memilih mengakhiri hidupnya setelah membuat postingan polling di story Instagram-nya.

Dalam postingan pollingnya, wanita ini menuliskan “Really Important, Help Me Choose D/L”. Menurut seorang teman dekat korban arti ‘D/L’ itu mereferensikan terhadap Death atau Life, mati atau hidup.

“Hasil dari polling tersebut ternyata sebanyak 69% dari follower korban justru memilih D,” ucap Kepala Polisi Kepolisian Sarawak Malaysia, Aidil Bolhasan.

Setelah melihat hasil polling, remaja Malaysia ini akhirnya nekat melakukan bunuh diri pada Senin 13 Mei 2019, dengan terjun dari lantai tiga di Bandar Baru, Batu Kawa, Malaysia.

Korban sempat curhat dengan temannya lewat WeChat

Instagram
Unggahan Polling Instagram korban. (foto: World of Buzz)

Kepolisian setempat juga sempat menyelidiki smartphone milik korban. Dalam HP korban, polisi menemukan sejumlah chat korban dengan temannya yang berada di China melalui aplikasi WeChat.

Sebelum nekat bunuh diri, remaja ini sempat curhat kepada temannya. Korban curhat mengenai masalah keluarga yang membuatnya tertekan.

Setelahnya, remaja ini memutuskan untuk membuat polling Instagram yang mendukungnya untuk mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

“Tubuh korban ditemukan seorang pria pada pukul 20.00 waktu setempat. Pria ini langsung menghubungi pihak kepolisian Batu Kawa,” ujar Aidil.

Tak berselang lama, saudara dan ibu korban yang berasal dari Indonesia menemukan jasadnya di lokasi ketika dalam perjalanan pulang setelah makan malam.

Hasil penyelidikan polisi dan otopsi Forensik Rumah Sakit Sarawak tidak menemukan motif kriminal. Sehingga pihak kepolisian setempat mengklasifikasikan kasus ini sebagai kasus bunuh diri.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

120 Anggota Kodim 1425 Jeneponto Jalani Tes Urine

Terkini.id,Jeneponto - Sebanyak 120 angggota Kodim 1425 Jeneponto ikut serta melakukan tes urine. Ini dilakukan dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba