Bisa Dicontoh, RS Sayang Rakyat Kampanye Pengurangan Penggunaan Plastik dengan Cara Ini

RS Sayang Rakyat Kampanye Pengurangan Penggunaan Plastik

Terkini.id,Makassar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat terus mengampanyekan pengurangan penggunaan sampah plastic yang dapat merusak lingkungan.

Adapun salah satu gerakan yang dilakukan oleh manajemen RSUD Sayang Rakyat dimulai dengan mengajak kepada seluruh perawat, dokter, tenaga administrasi hingga pasien untuk beralih dengan menggunakan tumbler atau botol minum.

Direktur Rumah Sakit Sayang Rakyat, dr Siti Haeriyah B, Sp. S mengatakan untuk mengurangi penggunaan plastik, pihaknya menyediakan dispenser di lima titik dalam area rumah sakit. Masing-masing di UGD, Rekam Medik, Apotik, Poliklinik dan di area antrian.

“Jadi pasien tidak perlu membawa air mineral kemasan lagi, karena di sini kami siapkan gelas dan cemilan. Atau bisa juga cukup dengan membawa tumbler lalu diisi ulang dari gallon. Hal ini kami lakukan juga untuk mengedukasi ke seluruh pegawai rumah sakit dan pasien, “ujarnya.

Dikatakan pemilik Klinik R. Herifa, selain sehat dan murah, membawa botol minum sendiri merupakan upaya untuk mengurangi sampah plastik.

Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Rakyat hadirkan taman baca di dalam area rumah sakit

“Besar harapan kami semoga dengan gerakan pengurangan plastik bisa menjaga kondisi lingkungan rumah sakit tetap bersih dan lestari,” imbuhnya.

Bukan itu saja, dikatakan dokter spesialis saraf ini, selain mengampanyekan penggunaan plastik, pihaknya juga telah menyiapkan taman baca di beberapa koridor rumah sakit.

Menurutnya, taman baca di rumah sakit yang berlokasi di Jalan Pahlawan No.10000, Bulurokeng, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan itu diharapkan memberikan manfaat yang banyak. Biasanya kalau di rumah sakit menjadi tempat yang membosankan menunggu keluarga yang sakit, maka taman baca ini menjadi menyenangkan sekaligus menambah wawasan masyarakat.

“Semoga ini bisa memberikan dampak positif terutama pasien, keluarga pasien, dokter, perawat, staff, karyawan serta masyarakat yang berada di dalam lingkungan rumah sakit.

Komentar

Rekomendasi

Belum Cukup Setengah Hari, 38 Orang Dimakamkan karena Corona di DKI Jakarta

Pemprov Sulsel Kaji Dampak Korona di Industri Pariwisata dan Ekraf

Bupati Morowali Utara Meninggal di Makassar, Sempat Dites Covid-19

Bupati Morowali Utara Meninggal Dunia di RSUP Wahidin Makassar

Polisi Tangkap Warga yang Menolak Pemakaman Jenazah Pasien Terduga Corona

Viral, Driver Ojol Ini Lindungi Makanan Pesanan Pelanggan dari Semprotan Disinfektan

Hendak Kabur, Pasien Positif Corona Ini Pukul dan Gigit Perawat

Beredar Kabar 6 Penumpang Kapal dari Sulawesi Positif Corona, Ini Faktanya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar