Bulukumba Mulai Pembelajaran Tatap Muka 26 Juli, Bupati Andi Utta Minta Sekolah Siapkan Hal Berikut

Bulukumba Mulai Pembelajaran Tatap Muka 26 Juli, Bupati Andi Utta Minta Sekolah Siapkan Hal Berikut

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, Bulukumba – Bupati Bulukumba HA Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta) menggelar rapat persiapan pembelajaran tatap muka terbatas di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Kamis 15 Juli 2021.

Rapat yang dipimpin Bupati tersebut dihadiri para unsur Forkopimda, Unsur Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kepala Kantor Kementrian Agama, para unsur Musyawarah Kerja Kepala Sekolah, Koordinator Pengawas Dinas Dikbud serta pejabat lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba selaku penyelenggara kegiatan.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Januaris menyampaikan, bahwa rapat dilaksanakan guna mendapatkan masukan untuk memastikan kesiapan dalam proses pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi covid-19.

Bulukumba Mulai Pembelajaran Tatap Muka 26 Juli, Bupati Andi Utta Minta Sekolah Siapkan Hal Berikut
Rakor jelang pembelajaran tatap muka di Bulukumba

“Kami telah berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan khususnya kepala sekolah, guru, orang tua dan siswa terkait segala kesiapan pembelajaran tatap muka,”ujarnya.

Terkait dengan penetapan zonasi suatu daerah lanjut Januaris menyampaikan bahwa jika Pemerintah Daerah memiliki kewenangan dalam menentukan berdasarkan perkembangan kasus yang terjadi.

Baca Juga

Sementara itu, Bupati Andi Utta dalam arahannya menyampaikan perkembangan terkini Pandemi Covid-19, terutama peningkatan kasus dalam beberapa hari terakhir yang trendnya mencapai angka 951 ribuan kasus harian di Indonesia. 

Ia juga menjelaskan bahwa kebijakan di sejumlah negara yang melakukan lockdown Kareta perkembangan kasus, ini penting menjadi perhatian kita bersama.

Namun demikian, dirinya merestui dimulainya Pembelajaran Tatap Muka terbatas dengan catatan standar operasional prosedur sudah dipersiapkan dengan baik.

“Sarana dan prasarana harus dipersiapkan oleh pihak penyelenggara untuk memastikan fasilitas belajar nantinya tetap steril. Kemudian mematuhi prokes yang telah ditetapkan. Contohnya dengan penataan kursi yang harus diberikan jarak antar siswa, tetap memakai masker, serta pada jam belajar selesai semua fasilitas yang ada di sekolah harus dibersihkan atau di sterilisasi menggunakan desinfektan,”urainya 

Orang nomor satu di Bulukumba itu juga mengatakan yang harus dipehatikan dan kiranya perlu untuk dilakukan yaitu melakukan daftar periksa setiap harinya dengan menempatkan petugas yang akan melakukan pemeriksaan dengan thermogun dan oximeter yang menjadi alat screening.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.