Masuk

Buntut Tragedi Kanjuruhan Pos Polisi di Makassar Dicoreti OTK: Pembunuh Suporter

Komentar

Terkini.id, Makassar – Pos Polisi yang berlokasi di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dicoreti oleh orang tak dikenal atau OTK buntut tragedi Kanjuruhan di Malang yang menewaskan 129 orang suporter usai berlangsungnya laga Arema FC vs Persebaya.

Adapun kabar pos polisi di Makassar dicoreti OTK usai terjadinya tragedi Kanjuruhan tersebut dikabarkan akun Instagram Makasar_iinfo pada Senin, 3 Oktober 2022.

Dalam narasi unggahannya, akun tersebut menyebut pos polisi di Jalan AP Pettarani itu ‘diserang’ OTK pada Minggu 2 Oktober 2022, malam.

Baca Juga: Imbas Tragedi Kanjuruhan, Gilang ‘Juragan 99’ Putuskan Mundur Dari Jabatan

Menurut informasi sang netizen, kejadian itu ditenggarai akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan 129 orang dimana sebagian besar korban merupakan suporter Arema FC.

“Pos polisi di Jl AP Pettarani diserang Orang Tak Dikenal (OTK), Minggu (2/10/2022) malam. Kejadian ini ditengarai akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang dua hari lalu. Dari tragedi tersebut, ratusan orang harus meregang nyawa,” tulisnya.

Tak hanya dicoreti, pada bagian samping pos polisi tersebut juga terlihat hangus seperti habis dibakar diduga disebabkan lemparan bom molotov oleh pelaku OTK tersebut.

Baca Juga: Mahfud MD: Saya Tak Peduli Seberapa Besar Kandungan Kimia Gas Air Mata yang Mematikan, Tidak Penting!

“Bagian samping pos terlihat hangus terbakar. Diduga, penyebab kebakaran akibat lemparan bom molotov dari OTK. Luapan kekesalan juga terlihat di tembok sisi lain pos polisi,”

Adapun coretan di pos polisi di Makassar itu tertulis kalimat yang menuding aparat kepolisian sebagai pembunuh suporter Arema dalam tragedi Kanjuruhan itu.

Polisi Pembunuh Suporter Arema,” demikian tertulis coretan di tembok pos polisi itu.

Masih berdasarkan keterangan akun Makasar_iinfo, informasi soal pos polisi ‘diserang’ oleh OTK tersebut dibenarkan Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS.

Baca Juga: TGIPF Sebut PSSI Tidak Pernah Beri Tahu Polisi Soal Aturan FIFA Terkait Larangan Penggunaan Gas Air Mata

Menurut AKP Lando, kejadian pencoretan atau aksi vandalisme terhadap pos polisi di Makassar buntut tragedi Kanjuruhan itu terjadi pada Minggu malam,,sekitar pukul 22.45 Wita.

“Iya, benar tadi malam, sekitar pukul 22.45 Wita,” kata AKP Lando.