Danny Pomanto Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Pemilu ke Bawaslu

Walikota Makassar Moh Ramadhan Pomanto memberikan klarifikasi terkait aduan pelanggaran Pemilu 2019, di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar, Senin 28 Januari 2019. /Nasruddin

Terkini.id — Walikota Makassar Moh Ramadhan Pomanto memberikan klarifikasi terkait aduan pelanggaran Pemilu 2019, di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar, Senin 28 Januari 2019.

Danny Pomanto sapaan akrab Moh Ramdhan Pomanto dilaporkan ke Bawaslu oleh Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) 08.

Ia memberikan keterangan terkait kecurigaan-kecurigaan dari aduan dugaan menggunakan fasilitas negara untuk mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf di CCC beberapa waktu yang lalu.

“Dia menganggap pertama ada yang memakai fasilitas negara. Saya katakan jelas tidak karena kegiatan disitu sebenarnya saya siapkan dulu kegiatannya Aura me-launching dengan Partai NasDem. Aura akan maju. Tadinya seperti itu. Terus tiba-tiba ada kabar beliau (Jokowi) mau datang ke Makassar. Terus saya tawarkan bagaimana kalau kita silaturahmi. Saya rubah lagi jadi silaturahmi akbar,” ungkap Danny.

Danny mengaku, menyewa gedung CCC yang merupakan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk menggelar kegiatan yang dihadiri Calon Presiden Joko Widodo itu pada 22 Desember 2018 lalu.

“Saya bawakan kwitansi tunjukkan ke Bawaslu bahwa itu bayar dan ada sama saya kwitansinya,” ujarnya.

Mengenai soal kehadirannya pada acara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf di Hotel Claro Makassar yang dituding tidak memiliki izin untuk hadir di acara tersebut.

“Kalau sabtu-minggu itu tidak perlu minta izin, karena itu Undang-Undang yang mengatur,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

AQSHA Competition Resmi Digelar di SPIDI

Terkini.id, Makassar - Perhelatan AQSHA Competition resmi dibuka, Jumat 15 November 2019. Berbagai event dan lomba akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan, hingga Ahad