Masuk

Dari Mentan SYL Hingga Kapolda Sulsel Turun Tangan Atasi Kelangkaan Minyak Goreng Curah, Namun Masih Terjadi Antrian Panjang

Komentar

Terkini.id – Dari Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Pemerintah Provinsi (Pemprov), hingga Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana telah turun tangan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng curah di Kota Makassar.

Namun kelangkaan minyak goreng curah masih belum bisa diatasi. Hal itu karena masih banyaknya warga atau perdagangan berjuang demi mendapatkan minyak goreng curah dengan harga subsidi di Kota Makassar dengan harga Rp15.500 perkilo liter.

Seperti yang terjadi di salah satu pengecer, di Jalan Veteran Utara, di Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu 9 April 2022, setelah mengetahui pengecer mendapat suplai minyak goreng curah dari pihak distributor. 

Baca Juga: Kapolda Berkunjung ke Bawaslu Sulsel, Bahas Persiapan Penegakan Hukum Pemilu 2024

Toko pengecer tersebut langsung diserbu oleh warga yang mayoritas merupakan pedagang gorengan dengan membawa jerigen minyak. Mereka rela antri selama berjam-jam, dari pagi hingga sore hari. 

Karena terjadi antrian panjang, pihak pengecer terpaksa memberlakukan batasan pembelian, masing-masing hanya bisa membeli minyak goreng curah sebanyak, 5 kilo liter setiap warga.

Tujuannya agar warga yang antri sejak pagi sampai sore hari itu, bisa mendapatkan jatah pembelian minyak goreng curah harga subsidi secara merata yakni Rp15.500 per kilo liter.

Baca Juga: Antisipasi Penimbun, Distributor Minyak Goreng Batasi Jumlah Pembelian

Meski demikian, namun tidak ada jaminan diantara warga akan mendapatkan jatah pembelian karena keterbatasan stok dari pihak pengecer.

Salh satu warga yang ikut antri, Ika Pertiwi mengaku rela antri dari pagi hingga sore demi mendapatkan minyak goreng curah dengan harga subsidi. Ia sangat membutuhkan minyak goreng, karena dia berprofesi sebagai penjual gorengan.

“Saya antri sejak pagi Jam 11.00 Wita hingga sore hari ini, biasa juga sampai magrib antrinya, itupun untung kalau dapat. Yang penting sudah di antrikan jerigen, kalau dapat ya, rejeki,” ungkap Ika.

“Saya sudah pernah beli minyak goreng harga Rp62.000 setiap 1 kilo liter, jadi lebih baik saya antri demi dapat minyak murah, sebab gorengan hanya seberapa untungnya kasihan,” ungkapnya.

Baca Juga: Polrestabes Makassar Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu seberat 43,6 Kg

Sebelumnya, Mentan SYL telah melakukan pengecekan di sejumlah pedagang dan pengecer minyak goreng curah di Pasar Tradisional Terong Makassar, pada 2 April 2022.

Saat mengecek, SYL langsung menelpon beberapa pihak untuk memastikan ketersediaan minyak goreng curah di Kota Makassar.

“Saya sudah menelpon mempertemukan antar pengecer, distributor dan suplayer besar, saya juga sudah menelpon menteri Perindustrian dan menteri Perdagangan. Minyak goreng curah sebenarnya ada cuma distribusinya yang mau diperlancar,” ungkap SYL.

Sebelumnya juga, Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana, juga telah melakukan pengecekan di beberapa perusahaan produsen minyak goreng curah di Pelabuhan Makassar, Jumat 8 April 2022.

Sidak tersebut sebagai bentuk menyikapi kelangkaan minyak goreng curah yang masih terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam pengecekan tersebut, Nana Sudjana memastikan, minyak goreng curah aman di Provinsi Sulsel.

Untuk antrian pembelian minyak goreng curah, Irjen Pol Nana Sudjana, mengakui sudah tidak separah sebelumnya, se-iring dikeluarkannya kebijakan pemerintah yang telah membuat perjanjian kontrak terhadap masing-masing 3 perusahaan produsen minyak goreng di Provinsi Sulawesi Selatan, tersebut.

“Data yang dihimpun, ketersediaan minyak goreng curah di Provinsi Sulsel, sekitar 17 ribu ton, sementara untuk kebutuhan berkisar 9 ribu ton,” kata Nana.

Jumlah tersebut dinilai cukup untuk sepanjang bulan ramadan hingga Idul Fitri mendatang.

“Jadi semua ini sudah ada kebijakan yang diambil oleh pimpinan, Kementrian, jadi sudah ada semacam kontrak atau pun perjanjian antara Kementerian dengan 3 produsen yaitu, PT Smart, PT Tanjung Sarana Lestari, PT Sinar Mas Argo,” bebernya.