Terkini.id, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus melakukan maneuver untuk menyongsong Pilpres 2024 mendatang.
Sedang menjadi bahan pembicaraan bahwa PKS berniat untuk menggandeng PKB untuk mengusung Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi Calon Presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang.
Sebelumnya PKS sempat membuat geger publik dengan mengusung Raffi Ahmad sebagai Capres, namun kali ini PKS melakukan maneuver politik dengan siap menggandeng PKB.
Hal tersebut sebetulnya sangat wajar dalam dunia politik dan merupakan maneuver yang sah. Pendekatan yang PKS lakukan baik secara partai maupun personal merupakan langkah yang lumrah dilakukan menjelang Pilpres.
Perihal niat yang dilontarkan PKS tersebut, Cak Imin sebagai ketua umum PKB melontarkan cuitannya dalam akun media sosial Twitter pribadinya.
- PKS Jadi Mitra Strategis Pemkot, Munafri Dorong Kolaborasi Bangun Makassar
- PKS Dorong Srikandi Jadi Pelayan Rakyat di Makassar
- PKS Daftarkan 50 Bacaleg untuk Kontestasi DPRD Makassar 2024, Namun KPU Kembalikan Berkas
- Sempat Ditawari Gabung di Koalisi KIB, PKS Tetap Milih Bersama Nasdem dan Demokrat
- Habib Aboe Bakar Sebut Kasus Brigadir J, Kado Pahit Kemerdekaan RI Tahun Ini!
Tak lupa Cak Imin pun mengajak para follower untuk ikut berdiskusi soal pinangan PKS tersebut terhadap dirinya.

“Piye Lur..? PKS MAU Gandeng PKB demi Pilpres, Tak Masalah Cak Imin Jadi Capres,” cuit Cak Imin dalam akun media sosial Twitter pribadinya @cakimiNOW yang dilihat Kamis 9 juni 2022.
Cuitan Wakil Ketua DPR RI tersebut menuai banyak komentar dari para netizen. Namun yang mengagetkan justru banyak loyalis dan para kader yang menolak adanya koalisi tersebut.
“Auto kalah dong cak,” tulis akun @a_djaffar.
“Amit amit,” ucap akun @bambangAsuryo.
“Haqqul yakin pasti kalah!,” ujar akun @Amruamun.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
