Terkini.id — Anggota Komisi A DPRD Sulsel, Desy Susanto Sutomo menyoroti persoalan tapal batas Kabupaten Wajo yang tak kunjung selesai.
Tapal batas ini memang kerap menjadi persoalan antara wilayah karena bisa menjadi sumber pertikaian antar warga. Khususnya di lima kabupaten antaralain, Wajo perbatasan Sidrap, Wajo-Soppeng, Wajo-Luwu dan perbatasan antara Bone-Wajo.
“Sepuluh tahun lebih di Wajo belum selesai tapal batas antara Wajo dan Sidrap. Tepatnya di Kecamatan Maniangpajo,” terang Desy pada rapat Komisi A DPRD Sulsel membahas persoalan tersebut, Selasa 7 Januari 2020.
Politisi Partai NasDem Sulsel ini berharap agar Pemerintah Provinsi tetap proaktif berkoordinasi dengan Kemendagri terkait tapal batas di seluruh wilayah di Sulsel.
“Kami menerima jawaban dari Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel sejauh ini mereka masih koordinasi dengan Kemendagri,” terangnya.
Diketahui; tapal batas sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Ada 49 jumlah segmen batas yang menghubungkan setiap kabupaten/kota dinilai bermasalah.
Kemudian 23 segmen diantaranya sudah selesai, 26 segmen yang masih belum diselesaikan.
Segmen batas kabupaten yang belum tuntas, ada di Sidrap-Soppeng, Sidrap-Wajo, Sidrap-Barru.
Selanjutnya tapal batas Sidrap-Luwu, Wajo-Bone, Wajo-Luwu, Luwu Utara-Luwu Timur, Pinrang-Enrekang, Pinrang-Tator, Bantaeng-Bulukumba, Takalar-Jeneponto, Takalar-Gowa, Sinjai-Bulukumba.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
