Terkini.id, Jakarta – Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu membalas sentilan yang ia terima usai menyindir Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Ia mengaku sakit hati karena ada orang yang gemar membohongi rakyat dan ia tak menyukai pembohong.
“Saya sakit hati karena ada orang hobby membohongi rakyat dan saya tidak suka pembohong. Jelas?” kata Said Didu melalui akun Twitter pribadinya pada Senin,24 Januari 2022.
Said Didu mengatakan hal ini sebagai tanggapan terhadap sutradara, Fajar Nugros yang menyindir apakah ia sakit hati karena tidak digunakan di pemerintahan lagi.
Adapun saling sindir ini berawal dari cuitan Said Didu yang membalas berita soal aktivis, Nicho Silalahi yang menyindir Presiden Jokowi.
- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
Berita tersebut berjudul “Jokowi Ingkar Janji Soal Anggaran Proyek IKN, Nicho Silalahi: Apakah Pembohong Seperti Ini Masih Layak Memimpin?”.
Said Didu turut menyindir bahwa jika orang yang berbohong diberi gelar pembohong, maka apakah gelar bagi orang yang berbohong berulang kali.
“Kalau berbohong gelarnya pembohong, kalau bohong berulang-ulang gelarnya apa ya?” katanya.
Fajar Nugros lantas menyindir dengan bertanya apakah Said Didu sakit hati karena tak digunakan lagi di pemerintahan.
“Kenapa memangnya Pak? Sakit hati ngga dipakai lagi?” katanya.
Sindiran Fajar Nugros inilah yang kemudian dibalas Said Didu dengan pengakuan bahwa ia sakit hati karena ada orang yang gemar membohongi rakyat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
