Said Didu: Jika Demokrasi Sudah Dibuang ke Gorong-Gorong dan Diganti dengan Oligarki dan Otoritarian, Maka…

Said Didu: Jika Demokrasi Sudah Dibuang ke Gorong-Gorong dan Diganti dengan Oligarki dan Otoritarian, Maka…

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu menyinggung situasi di mana demokrasi sudah dibuang ke gorong-gorong dan diganti dengan oligarki dan otoritarian.

Ia menilai bahwa jika kondisi seperti ini terjadi, maka mahasiswa dan pemuda terpanggil untuk turun menyelamatkan masa depan mereka yang dirampas.

Hal ini disampaikan Said Didu melalui akun Twitter pribadinya, @msaid_didu pada Jumat, 8 April 2022.

“Jika demokrasi sudah dibuang ke gorong-gorong dan diganti dengan oligarki dan otoritarian maka kondisi seperti itulah mahasiswa dan pemuda terpanggil untuk turun menyelamatkan masa depannya yang dirampas,” katanya.

Ditelusuri Terkini.id di kolom komentar, pernyataan Said Didu tersebut mengundang beragam komentar netizen.

Baca Juga

Beberapa turut mendukung mahasiswa dan pemuda untuk bergerak.

“Para emak mendoakan kalian anak-anak ku, Semoga Medan ikut bergerak. Ridhoi ya Robb,” kata @Dameria***.

“Lanjutkan aksinya, robohkan bangunan oligarki penguasa,” kata @AldinaSamsu***.

Namun, tak sedikit pula netizen yang menyindir Said Didu.

“Bapak ini hatinya terlalu pendek seprti dendam dengan pemerintah,” kata @SyifaSyifa***.

“Isu PKI udah usang dan gak bisa dijual lagi, Jadi sekarang isu oligarki dan otoritarian. Contoh otoritarian salah satunya adalah di Jatim, yang kepilih suara terbanyak siapa dan yang dijadikan ketua siapa… hanya karena restu dari pembesar,”kata @JustbiyuA***.

“Jika anda masih bekerja dan bergabung di pemerintahan kondisi seperti itulah yang tidak akan membuat anda berkoar-koar karana anda masih nyaman dengan jabatan,” kata @panggungm***.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.