Anies Cabut Izin Usaha Holywings, Gus Nadir: Menambah Jumlah Penganguran, Setelah Covid!

Terkini.id, Jakarta – Soal izin usaha Holywings yang telah dicabut pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menuai perbincangan sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pemprov DKI melakukan penutupan terhadap 12 gerai Holywings yang tersebar di seluruh Jakarta.

Seperti yang diketahui bahwa hal tersebut terjadi lantaran pihak Holywings menggunggah promosi minuman beralkohol gratis bagi yang berna,a Muhammad dan Maria.

Lantas hal tersebut Nadirsyah Husein alias Gus Nadir sekrang cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU) turut menyoroti hal tersebut.

Baca Juga: Prabowo Maju Pilpres, Chusnul Chotimah Soroti Anies: Kemakan Omongan Sendiri!

Hal tersebut disampaikan Gus Nadir melalui sebuah cuitan di akun media sosial miliknya @na_dirs.

Dalam tanggapannya, Gus Nadir mengatakan bahwa Holywings yang telah melakukan penutupan, akan berdampak terhadap penambahnya jumlah pengangguran.

Baca Juga: Prasetyo Edi Marsudi ke Budi Arie: Relawan Besar Jangan Asal...

 “Menambah jumlah penganguran di saat ekonomi baru bergerak setelah covid. Allahuma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa’ ala ali Sayyidina Muhammad,” tulisnya. Dikutip dari akun Twitter. Selasa, 28 Juni 2022.

Selain dari itu, Gus Nadir juga meminta untuk memperhatikan nasib karyawan Holywings, yang dianggap setuju penghinaan terhadap nabi.

 “Meminta menghormati LGBT, lantas dianggap setuju dengan mereka. Meminta pikirkan nasib karyawan Holywings, lantas dianggap setuju penghinaan terhadap nabi. Kenapa hal yang berpihak pada sisi kemanusiaan selalu gagal dipahami?” katanya.

Baca Juga: Prasetyo Edi Marsudi ke Budi Arie: Relawan Besar Jangan Asal...

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings di Jakarta dengan total 12 tempat. Dikutip dari Populis.

Pencabutan izin dilakukan Anies Baswedan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Pencabutan izin sesuai rekomendasi dan temuan-temuan pelanggaran yang disisir oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) DKI Jakarta.

Kepala Dinas DPMPTSP DKI Jakarta Benny Agus Chandra mengatakan 12.

Bagikan