Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video seorang wanita mengaku sebagai ART Ferdy Sambo mengungkap adanya ruang rahasia di rumah kediaman tersangka kasus kematian Brigadir J itu.
Video wanita yang mengaku sebagai ART Ferdy Sambo itu diunggah akun TikTok @user5988184880036, seperti dilihat pada Selasa 6 September 2022.
Dilihat dari video itu, tampak wanita mengaku bernama Susi itu awalnya mengatakan bahwa sewaktu Brigadir J hendak ditembak, almarhum lebih dulu diikat badannya oleh Ferdy Sambo.
“Waktu Yosua (Brigadir J) mau ditembak, Yosua diikat badannya sama Sambo,” ujar wanita yang belum diverifikasi identitasnya itu.
Ia pun mengungkap tentang adanya ruangan rahasia di rumah Ferdy Sambo yang berisi mayat-mayat polisi yang dibunuh dan diambil organ tubuhnya.
- Jadi Saksi Kasus Brigadir J, ART Susi Ungkap Kronologi Suasana Rumah Pribadi Ferdy Sambo
- Hakim Heran Putri Candrawathi Selalu Diangkat Oleh Ajudannya
- Ajudan Sebut Anak Bungsu Ferdy Sambo Adalah Anak Adopsi
- Wanita Ngaku ART Ferdy Sambo Ungkap Ruang Penyiksaan: Di Dalamnya Banyak Mayat Polisi
- Polisi Tanggapi Ucapan 'Mantan ART' Sambo soal Pengakuan Mayat di Ruang Rahasia
Menurut pengakuan wanita itu, di balik pintu ruangan rahasia itu terdapat banyak mayat polisi laki-laki yang dibunuh.
Selain itu, ia mengatakan organ tubuh mayat polisi itu dijadikan patung dan dipajang di dalam ruangan tersebut.
“Di dalam pintu rahasia itu dibuka, di dalamnya ada gua banyak, laki-laki, polisi, semua yang dibunuh yang diambil organ tubuhnya semua dijadikan patung di dalam,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia meminta agar pintu rahasia di rumah Sambo itu dibuka dan mengatakan kunci pintunya berada di lemari sebelah.
Wanita itu juga mengatakan bahwa di ruangan rahasia itulah Brigadir J alias Joshua Hutabarat disiksa.
“Tolong dibuka itu pintu rahasia di belakang rumah untuk penyiksaan Yosua, itu ada pintu rahasia kuncinya ada di lemari sebelah, yang tempat Yosua disiksa,” ungkapnya.
Selain itu, perempuan tersebut juga mengatakan bahwa anak-anak Ferdy Sambo ikut terlibat dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
“Anaknya Sambo yang jadi polisi itu, anak kandungnya itu yang menyobek perutnya. Anak perempuan yang jadi dokter yang mengampak otaknya kepalanya pake kampak atau parang,” bebernya.
Tak hanya itu, wanita diduga ART Ferdy Sambo itu juga menuding Sambo melakukan ritual pesugihan.
“Sambo itu pakai pengasihan (pesugihan) untuk mempengaruhi supaya semua nurut sama Sambo,” katanya.
Menanggapi video viral terkait pengakuan wanita mengaku ART Ferdy Sambo itu, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo memastikan pernyataan perempuan tersebut tidak benar alias hoaks.
“Hoaks itu. Kan itu sudah disampaikan oleh dokter forensik,” kata Dedi Prasetyo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
