Holywings di Makassar Tutup Sementara, Warganet: Semoga Tutup Selamanya

Terkini.id, Makassar – Imbas postingan bernada penghinaan agama, kafe dan tempat hiburan malam Holywings di Makassar harus tutup sementara.

Seperti diketahui, Holywing mendapat sorotan hingga akhirnya berurusan dengan kepolisian lantaran postingan promosi alkohol gratis dengan menggunakan nama Muhammad dan Maria. 

Setelah heboh kasus tersebut berbagai organisasi kemahasiswaan dan keagamaan secara bergantian melakukan aksi unjuk rasa di Holywings Makassar.

Baca Juga: Sindir Polri, Dede Budhyarto: Super Suryo, Sudah Sebulan Lebih, Boro-boro...

“Untuk sementara Holywings Makassar tidak beroperasi dulu,” terang Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS dikutip dari CNNIndonesia.

Lando mengungkapkan, penutupan itu dilakukan pihak Holywings untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak inginkan imbas dari promosi alkohol yang dianggap telah melakukan penistaan agama.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Maafkan Holywings, Netizen: Menteri Investasi Ngapain Ikut Campur...

“Saya enggak tahu sampai kapan tutup, waktu malam Minggu mereka tutup dengan sukarela menghindari terjadinya hal hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) untuk meminta pertanggungjawaban atas dugaan tindak pidana penistaan agama.

Sapma PP Makassar mengecam atas promosi yang dilakukan pihak Holywings Indonesia dengan menggunakan nama Muhammad dan MariaKetua Sapma PP Makassar, Husnul Mubarak menegaskan tindakan yang dilakukan pihak Holywings dalam promosinya telah melukai ummat beragama di Indonesia, termasuk di Makassar.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Maafkan Holywings, Netizen: Menteri Investasi Ngapain Ikut Campur...

“Maka itu kami merespon hal itu dengan meminta pihak Holywings untuk bertanggungjawab dan meminta maaf kepada masyarakat,” kata Husnul Mubarak di lokasi, Sabtu 25 Juni 2022.

Di media sosial, warganet banyak menanggapi penutupan sementara klub hiburan malam tersebut dengan bersyukur.

“Alhamdulillah semoga tutup selamanya, biar tau rasa dan jadi pelajaran jangan bawa agama apa lagi nama nabi,” tulis Netizen.

“Lebih bagus tidak beroperasi selamanya,” tulis netizen lainnya.

Sebelumnya, manajemen Holywings via media sosialnya. Manajemen Holywings lantas meminta doa masyarakat agar permasalahan tersebut cepat selesai. Mereka beralasan hal itu akan membantu 3.000 karyawan dalam mencari nafkah.

“Holywings meminta maaf. Kami memohon doa serta dukungan dari masyarakat Indonesia agar masalah yang terjadi bisa segera diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” kata manajemen Holywings Indonesia yang dikutip dari akun Instagram resminya, Minggu (27/6).

Selain itu salah satu pemegang saham Holywings, advokat Hotman Paris Hutapea, juga menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis. Dalam pertemuan yang diunggah keakun instagramnya tersebut, Hotman meminta maaf kepada umat Islam. Ia mengatakan persoalan ini nantinya bisa diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku.

“Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholis Nafis dan juga umat Islam,” kata Hotman yang diunggah dalam akun Instagram pribadi Hotman @hotmanparisofficial.

Sebagai informasi, promo yang diunggah Holywings Indonesia di media sosial pun menuai banyak kecaman dari elemen masyarakat di berbagai daerah. Hingga Jumat, enam staf yang terkait promo itu dijadikan tersangka oleh polisi.

Mereka antara lain Creative Director Holywings SDR (27), Head Team Promotion NDP (36), pembuat desain promo DAD (27), admin media sosial EA (22), Social Media Officer AAB (25), serta admin tim promo AAM (25

Bagikan