Terkini.id – Keguguran adalah kondisi berakhirnya kehamilan secara tiba-tiba ketika usia hamil masih terlalu dini. Biasanya, keguguran rentan terjadi di bawah 20 minggu, atau saat berat janin bayi kurang dari 400 gr.
Mengalami keguguran merupakan kondisi yang tak diinginkan setiap ibu hamil. Meski begitu, ada sejumlah alasan di balik keguguran yang di antaranya bahkan sulit untuk diketahui penyebab pastinya.
Beberapa penyebab umum di balik keguguran ialah kelainan kromosom, masalah hormon, masalah gaya hidup seperti merokok, penggunaan narkoba, asupan kafein yang berlebihan, implantasi sel telur yang tidak tepat ke dalam lapisan rahim, trauma ibu, dan lainnya.
Terlepas dari masalah gaya hidup dan masalah genetik, ternyata ada makanan tertentu yang dapat meningkatkan risiko keguguran.
Makanan apa saja itu? Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 makanan yang berbahaya untuk janin bayi dan berisiko menyebabkan keguguran bagi ibu hamil.
1. Seafood mentah

- Mahasiswi Universitas Hasanuddin Dibunuh Pacarnya karena Hamil
- Rahasia Agar Perasaan Lebih Baik Jika Belum Diberi Momongan Segera Setelah Menikah
- Putin Dikabarkan akan Memiliki Anak Lagi dari Kekasihnya Alina Kabaeva yang 30 Tahun Lebih Muda
- Dea OnlyFans Lagi Hamil, Pengacara: Semoga Tidak Ditahan di Kejaksaan
- Diperkosa Ayah Kandung Hingga Hamil, Anak di Bawah Umur Lapor Polisi Di Sulsel
Berbagai jenis seafood atau makanan laut yakni ikan, cumi-cumi, udang dan lain sebagainya jika dikonsumsi mentah sangat berisiko bagi ibu hamil. Apalagi kerang.
Seafood mentah berisiko mengandung sejumlah parasit berbahaya seperti norovirus, vibro, salmonella, listeria, serta parasit lainnya.
Virus dan bakteri-bakteri tersebut akan menimbulkan berbagai infeksi di dalam tubuh. Beberapa jenis infeksi yang menyerang ibu bisa membuat kondisi kesehatan semakin melemah. Infeksi juga dapat diteruskan ke bayi dalam kandungan yang bisa berdampak fatal.
Contohnya saja bakteri listeria yang ada dalam ikan mentah, bisa diteruskan ke janin melalui plasenta ibu dan meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur, keguguran, atau bayi lahir mati.
2. Pepaya

Pepaya juga disebut mengandung komponen yang bertindak sebagai pencahar dan dapat memicu keguguran. Pepaya yang dimaksud ialah pepaya mentah atau belum sepenuhnya matang.
3. Jeroan

Beberapa jenis jeroan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Misalnya hati, entah itu hati ayam, sapi, kambing. hingga babi. Hati hewan memang mengandung tinggi zat besi, vitamin B 12, copper (tembaga), dan vitamin A yang baik bagi kesehatan ibu dan kandungannya.
Namun, makan kebanyakan makan jeroan bisa menyebabkan penumpukan vitamin A dan mineral tembaga di dalam tubuh. Kelebihan vitamin A dan copper bisa menjadi racun yang mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
4. Telur

Telur membawa bakteri yang disebut salmonella yang dapat menyebabkan sakit usus atau bahkan keguguran, khususnya jika mengonsumsinya dengan tidak matang atau setengah matang. Maka dari itu, hati-hati memasaknya.
5. Nanas

Buah satu ini sejak lama dikatakan dapat meningkatian risiko keguguran karena kandungan bromelainnya. Mengonsumsi nanas dapat melunakkan leher rahim dan memicu kontraksi yang menyebabkan keguguran.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
