Masuk

Ini Alasan Holywings Pakai Nama Muhammad dan Maria untuk Promosi

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Alasan Holywings memakai nama Muhammad dan Maria dalam promosi minuman beralkohol gratis telah diungkapkan oleh Polisi saat jumpa pers pada hari Jumat 24 Juni 2022.

Polisi mengungkapan alasan Holywings memakai nama Muhammad dan Maria yakni karena untuk menarik minat pengunjung terhadap outlet yang targetnya dibawah 60 persen.

Tadi kami sampaikan bahwa motif awal mereka buat konten ini untuk menarik minat para pengunjung terhadap outlet-outlet yang dianggap penjualannya masih di bawah target 60 persen,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto, saat jumpa pers, dilansir dari detiknews pada Sabtu 25 Juni 2022.

Baca Juga: Sindir Polri, Dede Budhyarto: Super Suryo, Sudah Sebulan Lebih, Boro-boro Jadi Tersangka

Untuk mencari motif alasan kenapa pakai nama Muhammad dan Maria dalam promosinya, polisi tidak akan berhenti sampai di situ. Sebab, polisi akan terus mendalami.

“Namun demikian kita akan terus dalami motif lain kenapa,” ujar Budi.

Setelah Holywings mengunggah promosinya di media sosial, tak lama kemudian polisi langsung gerak cepat untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Baca Juga: Kapolri Nonaktifkan Kapolres Jaksel dan Karo Paminal, Warganet: Tinggal Fadil yang Menunggu Ketegasan Kapolri

Maka sebab itu, menurut Budi masih belum ada bukti perihal promosinya yang dapat meningkatkan jumlah pengunjung.

“Iya jadi perlu diketahui, bahwa mereka memposting kalau tidak salah hari Rabu atau hari Kamis pagi. Untuk promosinya sendiri untuk hari Kamis malam. Memang ini belum terjadi karena memang kita sudah bergerak cepat kita sudah menindaklanjuti informasi tersebut sehingga kalau kita baca dari selembaran ataupun promo yang disampaikan itu. Itu berlaku untuk hari Kamis, berarti kemarin malam,” kata Budi.

Polisi sudah melakukan penindakan sebelum hal tersebut terjadi sehingga promosinya tidak berjalan.

“Sementara mereka mengupload hari Rabu malam. Nah kami sudah datang ke kantor pusat HW itu kamis pagi. Jadi sebelum ini terjadi kami sudah kami lakukan penindakan sehingga promosi tersebut tidak berjalan. Tapi tindak pidana sudah terjadi karena sudah mengupload di media sosial itu sudah terjadi” lanjutnya lagi.