Ini Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anak-anak di Masa Pandemi Covid-19

Terkini.id, Jakarta – Ini cara tingkatkan daya tahan tubuh anak-anak di masa pandemi Covid-19. Anak-anak memang rentan diserang penyakit, apalagi dalam masa pandemi Covid-19 yang telah merundung warga di seluruh penjuru dunia. Untuk itulah, dayaa tahan tubuh anak-anak perlu dijaga dan diperkuat.

Hal tersebut dianggap penting lantaran anak-anak juga dapat tertular virus corona sekaligus menularkannya kepada orang lain.

Covid-19 pada anak-anak tak jauh berbeda dibandingkan orang dewasa. Ada yang tidak bergejala, ada pula yang mengalami gejala, seperti demam, batuk, sulit bernapas, dan kelelahan. Kendati tidak setinggi angka kematian pada orang dewasa, angka kematian anak lantaran virus corona di Indonesia juga tidak sedikit.

Baca Juga: Rangsang Daya Beli Masyarakat di Tengah Pandemi, Disdag Makassar Siapkan...

Selain menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti dirangkum dari alodokter.com, Sabtu 21 Agustus 2021, salah satu cara untuk melindungi anak dari infeksi Covid-19 adalah dengan memperkuat daya tahan tubuhnya.

Ada berbagai cara meningkatkan daya tahan tubuh anak yang dapat dilakukan orang tua di rumah agar daya tahan tubuh anak-anak kuat:

Baca Juga: Duh, Kasus Corona Global Naik! Menlu Wanti-wanti Pandemi Belum Berakhir

Beri asupan makanan sehat dan benutrisi

Pemberian makanan bernutrisi merupakan kunci dalam meningkatkan daya tahan tubuh anak-anak. Usahakan untuk selalu melengkapi asupan nutrisinya dengan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Pilihlah makanan yang kaya akan antioksidan, sebab zat ini dapat menjaga sistem kekebalan tubuhnya.

Wortel, jeruk, dan stroberi juga diketahui baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak-anak. Berikan si Kecil buah atau sayur yang segar, serta bebas bahan kimia dan pengawet. Selain itu, pastikan juga porsi makanan yang diberikan tidak berlebihan.

Baca Juga: Duh, Kasus Corona Global Naik! Menlu Wanti-wanti Pandemi Belum Berakhir

Cukupi kebutuhan tidurnya

Kurang tidur dapat menghambat produksi sitokin, yaitu protein yang berfungsi untuk melawan infeksi dan meredakan peradangan. Kondisi ini bisa membuat daya tahan tubuh si Kecil melemah. Oleh karena itu, pastikan anak-anak tidur yang cukup.

Berikut ini adalah waktu tidur ideal bagi anak berdasarkan usianya:

Usia 3-5 tahun: 10-13 jam

Usia 6-13 tahun: 9-11 jam

Usia 14-17 tahun: 8-10 jam

Memastikan anak-anak aktif bergerak

Biasakan Si Kecil untuk berolahraga dan tanamkan kebiasaan ini sejak dini untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga ringan setidaknya selama 30 menit per hari dapat meningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh.

Banyak jenis olahraga yang bisa diakukan dengan anak-anak dan seluruh anggota keluarga, antara lain bersepeda, joging, atau bermain bola.

Ajarkan anak-anak untuk rajin mencuci tangan

Sekitar 80 persen infeksi penyakit ditularkan melalui tangan. Oleh karena itu, ajarkan anak-anak untuk selalu mencuci tangan setelah bersin, batuk, menyentuh benda atau mengambil sesuatu dari luar rumah, juga setelah dari kamar mandi.

Mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik dapat menghilangkan bakteri dan virus serta mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi paru-paru hingga 45 persen.

Pilih bahan herbal guna tingkatkan daya tahan tubuh anak-anak

Selain beberapa cara di atas, Bunda juga bisa memberikan bahan-bahan alami kepada Si Kecil untuk dikonsumsi, agar sistem kekebalan tubuhnya bekerja dengan baik. Berikut adalah beberapa bahan alami yang bisa memperkuat daya tahan tubuh anak:

Jahe. Jahe merupakan tanaman herbal yang terkenal kaya akan manfaat, termasuk meredakan nyeri, mual, dan muntah. Selain itu, jahe juga mengandung antioksidan, antibakteri, dan antiperadangan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak dan mencegah berbagai penyakit.

Daun meniran. Daun meniran merupakan tanaman herbal yang tumbuh di wilayah tropis. Bagian daun, batang, maupun bunganya sering dijadikan bahan baku suplemen. Daun meniran mengandung phytochemical yang dapat melawan bakteri dan virus, serta meredakan peradangan.

Madu. Madu mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan oleh tubuh anak, mulai dari enzim, asam amino, mineral, antioksidan, vitamin B, dan vitamin C. Antioksidan dan vitamin C berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh anak untuk melawan kuman berbahaya yang masuk ke dalam tubuhnya.

Kendati demikian, hindari memberikan madu bila usia si Kecil masih di bawah satu tahun.

Jika tidak sempat mengolah bahan-bahan alami di atas, orang tua dapat memberikan si Kecil produk herbal yang mengandung bahan-bahan tersebut. Namun, agar aman, pastikan suplemen atau produk yang dipilih telah terdaftar di BPOM.

Di tengah tingginya angka penularan Covid-19, orang tua perlu lebih waspada dan memperhatikan kesehatan si Kecil.

Terapkan beragam cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak di atas, dan patuhi protokol kesehatan yang berlaku. Bila ada masalah dengan kesehatan si Kecil, segera konsultasikan ke dokter secara online maupun dengan membawanya langsung ke dokter.

Bagikan