Irfan Jaya Sebut Jumras Siap Pasang Badan Jika Pengusaha Bayar Fee 7,5 Persen

Pengusaha, Irfan Jaya menjadi terperiksa pada sidang hak angket DPRD Sulsel, Senin 15 Juli 2019. /Nasruddin

Terkini.id — Terperiksa hak angket DPRD Sulsel, Irfan Jaya menyebutkan bahwa Mantan Kepala Biro Pembangunan Setda Provinsi Sulsel, Jumras siap pasang badan jika adanya pengusaha yang menebus komitmen fee 7,5 persen dari nilai proyek.

Irfan Jaya mengungkapkan hal tersebut dalam sidang lanjutan hak angket DPRD Sulsel, Senin 15 Juli 2019.

Pada persidangan tersebut dia mengungkapkan pertemuan antara, dua pengusaha bernama, Ferry Tandiari, Aggu Sucipto dan Jumras di Barbershop miliknya.

Dalam pertemuan tersebut, Ferry dan Anggu meminta petunjuk ke Jumras agar bisa memenangkan proyek Jalan Soppeng hingga batas Sidrap dengan total anggaran Rp34 miliar dan pelebaran ruas Jalan Palampang Bonto Buntelempangan yang kebetulan ada di kabupaten Sinjai dan bulukumba dengan nilai anggaran Rp 34 miliar.

“Pertemuan itu pak Jumras menyebut bahwa proyek itu komitmen Fee-nya 7,5 persen, tapi saya tidak bisa menjamin berikan proyek ini ke pak Ferry dan pak Anggu, karena proyek ini sudah ditebus oleh Hartawan Ismail Jarre. Kata kalau sudah ada yang tebus 7,5 persen Jumras siap pasang badan,” kata Irfan.

Irfan menyebut, Hartawan Ismail Jarre merupakan pemilik perusahaan PT Putra Utama Global yang beralamat Jalan Kancil Makassar.

“Pak Jumras menelpon ke Hartawan untuk bertemu dengan Ferry dan Anggu, begitu Hartawan datang, tidak lama kemudian Jumras meninggalkan lokasi. Dan mereka bertiga Anggu, Ferry dan Hartawan berbincang membahas mengenai dua proyek tersebut. Hanya pembicaraan mereka tidak menemukan titik temu,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini