Berdasarkan laporan World Population Review () dan IslamiCity (), Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.
Walaupun demikian, Indonesia bukanlah negara mayoritas Islam terbesar. Mengapa? karena berdasarkan sumber data yang sama, penduduk yang memeluk agama Islam di Indonesia hanya sekitar 87%. Sementara negara-negara seperti Maroko, Afghanistan, Somalia penduduk Islamnya di atas 99%. Oleh karena itu, harus dibedakan antara negara populasi muslim terbesar dengan negara paling mayoritas muslim.
Itulah mengapa walaupun penduduk Islam di China yang jumlahnya 50 juta, lebih besar dari Arab Saudi yang hanya berjumlah 30-an juta, tidaklah menjadikan China disebut sebagai negara mayoritas Islam karena persentase pemeluk Islam dari jumlah penduduknya hanya 3,6%, sementara Arab Saudi pemeluk Islamnya lebih dari 92% dari total penduduknya.
Baik negara dengan jumlah penduduk Islamnya terbanyak seperti Indonesia maupun negara-negara mayoritas Islam di dunia seperti Maroko, Afghanistan, dan Somalia, saat ini tidaklah mencerminkan keunggulan umat Islam dari tingkat kesejahteraan ekonomi, kekuatan militer, maupun penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Mungkin ada yang mengatakan bahwa negara-negara tersebut hanya tinggi secara kuantitas, bukan religiusitasnya, atau biasa disebut hanya “Islam KTP” sehingga tidak dapat merepresentasikan Islam yang sesungguhnya. Namun berdasarkan survei yang pernah dilakukan CEOWORLD Magazine () tentang peringkat negara-negara paling religius di dunia, pun ditempati negara-negara tertinggal (Least Developed Countries) seperti Somalia, Nigeria, Bangladesh, Ethiopia, Yaman dan seterusnya, bahkan masuk dalam daftar teratas sebagai negara-negara termiskin di dunia (Poorest Countries in the World).
- Rayakan HUT Ke-14, Browcyl Tebar Promo Diskon 10 Persen dan 1.400 Hadiah, Ada Grand Prize Emas
- Lontara+ Jadi Andalan Pemkot Makassar, Muhammad Roem Paparkan Strategi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
- LONTARA+ Makassar Tuai Apresiasi di Forum Komdigi APEKSI 2026, Daerah Siap Belajar Transformasi Digital
- Wali Kota dan Wawali Makassar Kompak Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah
- Modal Rekor dan Kemenangan, Ramadhipa Incar Podium di Seri Jerez Moto3 Junior 2026
Sebaliknya, peringkat terbawah sebagai negara paling tidak religius justru diisi negara-negara maju, seperti China, Estonia, Swedia, Denmark.
Sebuah studi yang pernah dilakukan oleh Ronald Inglehart bersama Christian
Welzel yang menghasilkan Peta Budaya Dunia (The Inglehart-Welzel World Cultural Map dapat dilihat pada www.worldvaluessurvey.org) juga menempatkan negara-negara Islam sebagai negara-negara paling tertinggal di dunia. Dalam peta tersebut, negara-negara yang masyarakatnya memiliki kualitas hidup paling baik mayoritas diisi oleh negara-negara Nordik.
Negara-negara modern yang saat ini sangat maju seperti China, Jepang, Korea Selatan, Kanada adalah negara-negara dengan penduduk ateis yang tinggi (biasa juga disebut tidak beragama, dan mungkin termasuk di dalamnya agnostik), bahkan Hongkong, Macau dan Korea Selatan persentase penduduknya yang ateis lebih dari 50%.
Negara komunis Vietnam yang saat ini mengalami kemajuan pesat dan disebut akan menjadi negara maju yang merajai kawasan Asia Tenggara bahkan manufaktur dunia, juga dihuni oleh penduduk tak beragama yang sangat tinggi, yaitu 81,8% (data Most Atheist Countries 2025 pada worldpopulationreview.com).
Adapun negara-negara Islam sebenarnya tidak semuanya miskin, ada beberapa yang sangat kaya seperti negara-negara teluk: Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Qatar, Oman, dan Uni Emirat Arab. Qatar bahkan masuk dalam 10 besar negara-negara terkaya di dunia (data pada atau ), tetapi persentase pemeluk Islam di Qatar pun tidak sangat mayoritas, hanya sekitar 65%. Selain itu, sumber kekayaan negara-negara Arab Teluk pada umumnya berasal dari sumber daya alam yang melimpah berupa migas, bukan dalam bidang inovasi teknologi sebagaimana Korea Selatan, Jepang, China, walaupun saat ini negara Iran juga disebut sebagai negara berteknologi canggih.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
