Terkini.id — Bakal Calon Walikota Makassar, Muhammad Ismak mengungkapkan niatnya untuk maju dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2020 mendatang dengan memberikan edukasi.
Ketua IKA Unhas ini menyoroti tagline-tagline atau jargon jargon kandidat. Yang terkadang jargon itu tanpa melihat kaidah dan logika benar. Sehingga saat dengan massif dikampanyekan dan dikonsumsi publik, maka publik lalu menganggap bahwa itu bahasa yang benar.
“Salah satu penyumbang besar kerusakan bahasa itu ada dari kontestasi politik semacam Pilkada, saya berharap kami dalam kontestasi ini tidak memberi kerusakan tapi turut mengedukasi serta belajar bersama,” ungkap Ismak disela-sela acara Merdeka Cup yang digelar IKA Unhas Jabodetabek di Planet Futsal, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu 1 September 2019.
“Jangankan bahasa Indonesia atau bahasa ibu kita, bahasa asing saja kadang kita keliru menggunakannya,” ujarnya.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Advokat Indonesia (DPP AAI) menambahkan, melanggar kaidah baik disengaja atau tidak disengaja seringkali dilakukan demi mengejar popularitas atau menjadi viral. Namun merusak khazanah bahasa kita.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
