Terkini.id, Jakarta – Arman Hanis selaku pengacara Irjen Ferdy Sambo menanggapi soal amplop cokelat titipan bapak yang diceritakan oleh Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu.
Arman Hanis mengatakan untuk saat ini dirinya sebagai pengacara Irjen Ferdy Sambo akan fokus terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
Ia menambahkan dirinya belum memiliki tanggapan soal cerita petugas LPSK yang mendapatkan amplop cokelat dari orang suruhan Irjen Ferdy Sambo.
“Saat ini tim kuasa hukum masih fokus menindaklanjuti proses hukum klien kami dan belum memiliki penjelasan tambahan terkait perkembangan kasus ini,” ujar Arman Hanis saat dihubungi, dikutip dari detikcom, Jumat 12 Agustus 2022.
Arman Hanis menyatakan bahwa dirinya akan menyerahkan kasus pembunuhan Brigadir J kepada penyidik.
“Kami mempercayakan kepada penyidik, terkait seluruh proses yang saat ini sedang berjalan,” tutur Arman Hanis.
Sebagai informasi, Edwin Partogi Pasaribu selaku Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bercerita soal petugasnya yang diberikan amplop cokelat seseorang yang diduga staf Irjen Ferdy Sambo.
Edwin Partogi Pasaribu mengatakan dua orang stafnya berkunjung ke kantor Propam untuk membicarakan soal permohonan perlindungan Bharada E dan istrinya, Putri Candrawathi.
Pada saat salah satu petugas LPSK sedang shalat dan yang satu masih menunggu di kantor Propam, seseorang yang diduga staf Irjen Ferdy Sambo menghampiri petugas LPSK yang sedang dalam kondisi sendirian ini.
“Setelah pertemuan dengan Irjen Ferdy Sambo dan jeda menunggu kedatangan Bharada E, salah satu Petugas LPSK menunaikan salat di Masjid Mabes Polri sehingga hanya ada satu orang petugas LPSK yang menunggu di ruang tunggu tamu kantor Kadiv Propam,” papar Edwin Partogi Pasaribu, dikutip dari detikcom, Jumat 12 Agustus 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
