Juru Bicara Golkar Sulsel Ditetapkan Tersangka

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicki Sondani,

Terkini.id — Juru Bicara DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhammad Risman Pasigai ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Rusdin Abdullah (Rudal) yang juga Politisi Golkar.

“Yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak oleh Ditreskrimsus Polda Sulsel,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicki Sondani, Jumat 8 November 2019.

Kasus Risman bermula pada Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel, di Hotel Novotel Makassar, Jumat 26 Juli 2019 lalu.

Pada Musda berlangsung terdapat beberapa orang yang membagikan selebaran, yang digerakkan oleh dua kader Golkar Makassar yaitu, Hamzah Abdullah dan Muh Taufik dengan isi selebaran tersebut memprotes dan menolak acara musda yang diselenggarakan pada saat itu.

Hampir seluruh peserta menerima selebaran tersebut. Namun begitu diketahui Ketua Panitia Musda, Risman Pasigai langsung mengamankan sekelompok kader yang menyebar selebaran itu.

Menarik untuk Anda:

Sempat terjadi adu mulut di luar arena Musda antara Risman Pasigai dengan Hamzah Abdullah. Namun beruntung tidak menimbulkan keributan.

Usai cekcok, Risman Pasigai langsung memberikan keterangan pers. Ia mengatakan, Hamzah adalah Sekretaris AMPG Kota Makassar, ia juga adalah kader dari Rusdin Abdullah yang mau mengacaukan Musda Golkar.

“Dari beberapa hari lalu dia (kelompok Rusdin Abduah) sudah menyebar SMS termasuk ke kami ini untuk melaksanakan demo, jadi kami himbau kepada Pak Rusdin Abdullah sebagai bendahara Golkar kalau fear datang ke sini jangan bikin ribut di acara musda, ini bikin malu, datang kesini jangan suruh orang, istrinya Pak Rusdin itu caleg terpilih loh. Jadi kami akan minta pada Golkar Makassar untuk menindakki ini orang (Kelompok Hamzah),” ujar Risman.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Update 5 Agustus Kasus Covid-19 di Sulsel

PT Perkebunan Nusantara Laporkan Pengembangan Produksi Gula ke Gubernur

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar