Kemenkes Memutuskan Akan Memakai Sinovac Sebagai Vaksin Halal Booster Covid-19

Terkini.id, Jakarta – Kemenkes memberikan penjelasan mengenai keputusan MA yang mengharuskan tersedianya vaksin halal khususnya untuk mereka yang beragama Islam.

Siti Nadia Tarmizi selaku Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 mengatakan bahwa kemungkinan besar pemerintah akan menggunakan Sinovac sebagai booster vaksin Covid-19 yang halal.

“Kami menghormati putusan Mahkamah Agung Nomor 31 P/HUM/2022 atas rekomendasi untuk melakukan penyediaan vaksin halal dalam program vaksinasi nasional,” ujar Nadia kepada wartawan, Senin 25 April 2022.

Baca Juga: Terawan Sebut Pengguna Vaksin Nusantara Tidak Perlu Booster, Netizen: Lawannya...

“Untuk itu, masyarakat yang merasa nyaman untuk menggunakan Sinovac, kami membuka peluang vaksin tersebut untuk bisa digunakan sebagai vaksinasi booster,” lanjutnya dilansir dari CNN Indonesia, Selasa 26 April 2022.

Disisi lain terdapat pengecualian terkait vaksin halal. Jika dalam suatu daerah ketersediaan vaksin terbatas, maka diharapkan masyarakat menggunakan vaksin jenis apapun yang masih tersedia.

Baca Juga: Jubir Satgas Covid-19: SE Terbaru Pemerintah Menetapkan Bahwa Pelaku Kegiatan...

Hal ini dikarenakan vaksin ini akan menjadi alat untuk menyelamatkan jiwa seluruh rakyat Indonesia dari virus corona.

“Dalam kondisi darurat, keterbatasan jumlah kuota vaksin, tentunya kita selalu ingat vaksin yang baik adalah vaksin yang tersedia. Tentunya untuk menyelamatkan jiwa kita, keluarga kita, dan handai taulan kita,” tutur Nadia.

Kemenkes juga membeberkan bahwa vaksin Covid-19 yang berlaku di Indonesia sama seperti vaksin dalam negara Islam lainnya sebut saja Arab Saudi, Pakistan hingga Palestina.

Baca Juga: Jubir Satgas Covid-19: SE Terbaru Pemerintah Menetapkan Bahwa Pelaku Kegiatan...

Sebagai informasi bahwa Mahkamah Agung (MA) telah mewajibkan pemerintah untuk menyediakan vaksin Covid-19 yang halal.

Hal ini berkaitan dengan putusan uji materi Pasal 2 Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 99 Tahun 2020.

Pemerintah Indonesia selama ini menggunakan vaksin jenis AstraZeneca, Pfizer, Moderna dan Sinopharm.

Sedangkan vaksin yang tersedia dalam kategori halal serta telah mendapatkan pengakuan halal dari MUI adalah vaksin Sinovac, Merah Putih dan Zififax.

Untuk dosis ketiga atau booster pemerintah selama ini hanya menggunakan vaksin AstraZeneca, Pfizer, Moderna dan Sinopharm.

Bagikan