Komentari Kebakaran Gedung Kejagung, Tengku Zul: Jangan Sampai Istana Negara Ludes Terbakar Gegara Rokok

Tengku Zul
Tengku Zul. (Ngopibareng.id)

Terkini.id, Jakarta – Wasekjen MUI Tengku Zulkarnani yang akrab disapa Tengku Zul ikut mengomentari penyebab Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) yang disebut terbakar gegara puntung rokok.

Dalam cuitannya di akun Twitter miliknya, Sabtu 24 Oktober 2020, Tengku Zul mengungkapkan bahaya merokok yang bisa menyebabkan gedung penting negara terbakar.

“Bahaya Merokok. Dapat menyebabkan kebakaran gedung penting di sebuah negara. Masihkah Anda merokok?” cuit Tengku Zul.

Ia pun menilai seharusnya seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang keras merokok lantaran hal itu menjadi penyebab terbakarnya gedung Kejagung tersebut.

“Mestinya seluruh ASN dilarang keras merokok dan jika masih merokok wajib dipecat,” tegasnya.

Menarik untuk Anda:

Tengku Zul memperingatkan, jika masih ada ASN yang merokok jangan sampai Istana Negara juga ludes terbakar gegara puntung rokok yang dibuang sembarangan.

“Jangan sampai istana negara ludes terbakar, gara-gara rokok,” ujar Tengku Zul.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan titik api kebakaran Gedung Kejaksaan Agung disebabkan oleh rokok yang dibakar oleh tukang atau kuli yang sedang mengerjakan proyek pembangunan di gedung tersebut.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa asal mula api berasal dari Aula Biro Kepegawaian yang berada di Lantai 6.

Di lokasi itu, kata Sambo, ada lima tukang bangunan yang sedang melakukan pengerjaan proyek pembangunan di sana.

“Ternyata mereka dalam melaksanakan kegiatan, selain melakukan pekerjaan, mereka juga melakukan tindakan yang seharusnya tidak boleh mereka lakukan, yaitu mereka merokok di ruangan tempat mereka bekerja,” kata Sambo kepada wartawan, Jumat 23 Oktober 2020.

Padahal, kata Sambo, di lokasi itu banyak benda-benda yang mudah terbakar, seperti tinner, lem aibon, dan sebagainya.

Sambo menuturkan atas dasar itu maka penyidik menyimpulkan bahwa kebakaran itu disebabkan oleh kelalaian kelima tukang tersebut.

“Kebakaran karena kelalaian dari lima tukang yang bekerja di ruang lantai 6 aula tersebut. Harusnya tidak merokok, karena itu bahan berbahaya,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

BI Turunkan Suku Bunga Acuan 3,75 Persen, Ini Alasannya

Sindir Gus Miftah, Ustaz Maaher: Pengajian dengan Lonte Paling Menyenangkan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar