Terkini.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi satu nama kepala daerah yang memiliki rekening kasino di luar negeri.
Hal tersebut diungkapkan Ketua KPK Agus Rahardjo. Bahkan, Agus berharap temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu bisa ditangani KPK.
“Yang saya tahu orangnya satu itu. Kalau yang lain saya belum tahu,” kata Agus di kantornya, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari Detik, Selasa, 17 Desember 2019.
Berdasarkan PPATK, kata Agus, nama kepala daerah yang memiliki rekening judi kasino itu bukan hanya satu. Namun, Agus enggan membeberkan siapa-siapa saja kepala daerah yang ia maksud.
“Ya kita mengetahui itu. Rasanya pemerintah juga sudah kita beritahu ya. Ya semoga nanti ada langkah sinergis lah,” ujarnya.
- Rakor ATR/BPN dan KPK, Pemkot Makassar Perkuat Tata Kelola Aset
- KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Kuota Haji ke Pansus DPR
- Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Biro Travel Haji di Sejumlah Daerah
- Wali Kota Makassar Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan SKPD Jelang Pelaksanaan Program Strategis 2026
- Wali Kota Makassar Suarakan Pencegahan Korupsi Sejak Dini dalam Rakor se-Sulsel
Agus mengatakan, anak buah dari kepala daerah itu sudah berstatus tersangka di KPK. Namun, pihaknya enggan membocorkan siapa anak buah kepala daerah tersebut.
“Ada kasus yang ditangani. Jadi rasanya, anak buahnya sudah ada yang jadi tersangka,” ucap Agus.
Sebelumnya, PPATK mengungkap soal temuan adanya dugaan kepala daerah melakukan transaksi keuangan di luar negeri yaitu pada rekening kasino.
Terkait temuan tersebut, Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengaku telah melakukan diskusi dengan aparat penegak hukum yang menangani tindak pidana korupsi (tipikor), seperti KPK, Polri, dan kejaksaan.
Badaruddin menyebut diskusi yang dilakukan sudah dalam tahap memberikan informasi awal perihal rekening kasino itu.
“Soal ada-tidaknya tindak pidana dalam transaksi yang kami rekam tersebut, itu strategi kami lah dengan penegak hukum. Misalnya kapan dan di mana uang itu disimpan itu nanti akan kita bahas dengan penegak hukum,” kata Badaruddin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
