”Itu fitnah,”
Suriana lalu meminta penjelasan kepada warga yang telah membubuhkan tanda tangan mosi tak percaya. Ia mempertanyakan soal kesalahannya.
“Pada saat mau magrib, Sulli datang minta tolong, alasannya iuaran sampah mau diturunkan,(bukan mosi tak percaya),” kata warga kepada Suriana.
***
Dua Minggu kemudian, Suriana mendapat pangggilan dari Ade dan menayakan soal kesehatannya lantaran sebelumnya jatuh sakit. Lurah termuda itu memanggil Suriana lantaran akan ada kerja bakti dari TNI. Sebab itu ia diminta meminta sumbangan warga. Hanya saja setiba di Kantor Kelurahan Karuwisi Utara, sikap Ade berubah.
- JNE Menyambung Niat Mulia Para Donatur Bencana untuk Tujuan Kemanusiaan
- Gema Tanpa Kata: Pertunjukan Paduan Suara Teman Tuli
- Tak Ada Anggaran Hibah, Ketua DPRD Sulsel Upayakan Dana NPCI Lewat APBD Perubahan
- Wawali Aliyah Mustika Ilham Pimpin Persiapan Lomba Kelurahan 2026, Makassar Bidik Juara Nasional
- Dispar Makassar, APPBI dan IMA Siapkan Makassar Great Sale 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
”Jangan maki minta sumbangan,”
“Pak Lurah lain tong itu, bagus itu kalau kita kasih makan itu TNI untuk kerja bakti,” timpal Suriana.
Suriana juga sempat ditegur oleh Ade lantaran meminta uang sampah dari penjual sate. Ia ditelepon sore hari.
“Kenapa kita minta uang sampah di penjual sate,” kata Suriana menirukan.
“Apa salahnya saya mintaki Pak, kan mau kerja bakti Pak, saya mau kasih makan ini kerja bakti,”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
