Terkini.id, Jeneponto – Sejumlah program diusulkan oleh tokoh masyarakat dan para kepala Dusun di Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mereka meminta ada bukti hasil Musrenbang terealisasi pada tahun 2024.
Sejumlah program itu diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Desa Ujung Bulu yang berlangsung di Balla Kopi, Senin, 20 Februari 2023.
Musrenbang itu dihadiri Sekcam dan Kasi Ekbang Kecamatan Rumbia, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Kepala Dusun, Ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat, PKK dan pendamping Desa Ujung Bulu.
Kepala Desa Ujung Bulu, Mansyur dalam arahannya menyampaikan kegiatan itu merupakan agenda rutin tahunan sebagai implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).
“Musrenbang ini melibatkan semua komponen masyarakat, untuk menyetujui dan menyepakati skala prioritas program pembangunan yang diajukan untuk tahun anggaran 2024,” kata Mansyur.
- Masyarakat Mengusulkan Sejumlah Program Dalam Musrenbang Desa Ujung Bulu, Harap Bukti Realisasi
- Musrenbang RKPD Palopo, Judas Amir: Kita Harus Profesional Dalam Implementasi Program
- Buka Musrenbang RKPD 2022, Plt Gubernur Harap Penguatan Sinergitas Dengan Legislator
- Pemkab Jeneponto Gelar Musrenbang Secara Digital
- Buka Musrenbang RKPD, Wali Kota Parepare Ingatkan ini ke Nakes Covid-19
Rencana pembangunan tersebut, kata Mansyur merupakan program yang akan dianggarkan dari sumber dana baik itu ADD, Dana Desa.
“Selain itu, program hasil Musrenbang ini juga terdapat beberapa program yang akan diusulkan untuk dianggarkan dari sumber anggaran APBD tingkat I dan APBD tingkat II,” jelas Mansyur.
Lebih lanjut, Mansyur mengatakan, Musrenbang itu lambat dilaksanakan lantaran pagu ADD dan DD anggaran tahun 2023 baru keluar beberapa hari yang lalu.
“Jadi Musrenbang ini baru dilaksanakan karena kita harus mengacu pada pagu anggaran,” terangnya.
Ia berharap, pemerintah Kabupaten Jeneponto dan Pemprov Sulsel dapat merealisasikan salah satu program yang telah dihasilkan melalui Musrenbang tersebut.
“Kami hanya butuh bukti bahwa secuil program hasil Musrenbang terealisasi, buktikan walaupun itu hanya seperti jarum yang patah saja, karena masyarakat hanya paham dengan mata dan telinganya, artinya masyarakat paham jika ada bukti yang mereka dengar dan lihat,” tegasnya.
Sementara, Sekcam Kecamatan Rumbia, Baharuddin Karang Nai dalam sambutannya menyampaikan tujuan maksud dan tujuan dari Musrenbang Desa.
“Musrenbang ini sendiri dilaksanakan sebagai perencanaan partisipatif di tingkat desa yang melibatkan semua komponen masyarakat, untuk menyepakati prioritas kebutuhan dan masalah yang sangat mendesak untuk direalisasikan dalam bentuk program maupun kegiatan pada tahun perencanaan 2024,” katanya.
Dalam program yang diusulkan oleh masyarakat dalam Musrenbang itu diantaranya, beberapa program peningkatan jalan Tani, Perpipaan, jalan paving blok, pengadaan mesin air roh, peningkatan agrowisata dan beberapa program lainnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
