Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam

Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam

R
amalikfajar
Redaksi

Tim Redaksi

– Bastion Amboina menempati kaki kiri belakang.

Tembok benteng disusun dengan teknik susun timbun menggunakan batu padas. Ada 12 gedung yang terdapat di benteng ujung pandang dan sebagian besar merupakan gedung dengan gaya eropa. Bangunan yang paling tua adalah governor resident yang terletak di sebelah kiri benteng. Objek wisata yang terkenal di sini adalah tahanan pangeran Diponegoro dan Museum La Galigo, pada saat kami berkunjung di kedua situs ini kami dipandu oleh bapak Jamaluddin.

Ruang Tahanan Pangeran Diponegoro

Gedung pertama yang kami kunjungi ialah tahanan pangeran Diponegoro (sejak 1833 hingga beliau wafat 8 Januari 1855). Gedung yang berbentuk melengkung ini, terpajang lima lukisan dimulai saat pangeran Diponegoro berada di atas kapal ketika akan dipindahkan dari penjara Manado ke Makassar hingga saat beliau mengirim surat untuk keluarga di Jawa melalui seorang tamu dari Jawa yang menemui beliau, di dalam ruangan ini disediakan kamar kosong berisi tempat tidur peralatan sholat, Al-Qur’an, meja dan kursi serta tikar yang nampak lusuh.

Tahanan ini hanya memilki satu pintu kecil yang terbuat dari besi tanpa ventilasi ataupun jendela. Selama ditahan, pangeran Diponegoro tidak diperbolehkan untuk keluar dari Fort Rotterdam, setiap aktivitas yang beliau lakukan selalu diawasi oleh Belanda. Semasa pengasingan beliau juga gemar menulis tentang budaya Jawa dan sejarah yang diketahuinya pada masa itu.

Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Peserta study tour antusias mendengarkan penyampaian materi oleh pemandu situs (Foto: Dokumen Penulis).
Baca Juga

Ini dia foto pada saat pemandu menceritakan Sejarah tentang Benteng Fort Rotterdam dan kisah perjuangan pangeran Diponegoro.

Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Gambar 1 (Dokumen Penulis)
Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Gambar 2 (Dokumen Penulis)
Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Gambar 3 (Dokumen Penulis)

Setelah dari ruangan tahanan pangeran Diponegoro kami diarahkan menuju museum La Galigo yang digunakan sebagai tempat penyimpanan benda pusaka, museum ini terdiri dari dua lantai dan beberapa ruangan yang secara khusus memamerkan tentang budaya dan kehidupan sosial masyarakat Sulawesi Selatan.

Pada saat kami masuk, terdapat tulisan museum la Galigo, ruangan pertama ini semacam ruang menerima tamu.

Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Ruangan yang pertama kali dijumpai ketika memasuki Museum La Galigo (Foto: Dokumen Penulis).

Kemudian kami diarahkan naik ke lantai dua yaitu ruangan khusus yang memamerkan hasil-hasil budaya zaman praaksara, salah satu peninggalan zaman praaksara yang dipajang ialah alat-alat sepih (alat pemotong yang terbuat dari batu). Di ruangan ini juga terdapat replika peninggalan kerajaan Gowa diantaranya Salokoa, p. janga-jangayya, bendera kerajaan Luwu dan foto Masjid Al-Hilal Katangka.

Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Salokoa (Foto: Dokumen Penulis).
Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Miniatur rumah adat 3 suku: Bugis, Makassar dan Toraja (Foto: Dokumen Penulis).
Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Pelaminan Bugis-Makassar (Foto: Dokumen Penulis).

Kemudian, di ruangan selanjutnya kita akan mendapati berbagai macam alat pertanian tradisional seperti lesung panjang, alat membajak sawah dan lain-lain serta rempah-rempah. Di sini juga terdapat kalender atau kepercayaan tentang hari baik dan buruk untuk memulai kegiatan di sawah.

Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Lesung, alat pengolahan padi menjadi beras secara tradisional (Dokumen Pribadi).
Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Rakkala, Salaga dan Cangkul, alat membajak lahan pertanian tradisional (Foto: Dokumen Penulis)
Mengenal Bangunan Bersejarah di Kota Makassar Fort Rotterdam
Alat penggiling Jagung (Foto: Dokumen Penulis).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.