Miris, Pria Ini Perkosa Gadis di Bawah Umur di Tempat Karantina Covid-19

Miris, Pria Ini Perkosa Gadis di Bawah Umur di Tempat Karantina Covid-19

Sukma A
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Internasional – Yarin Sherf (21), pria asal Israel ini dengan teganya melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis berumur 13 tahun sebanyak dua kali dalam sehari.

Tak hanya memperkosa, Sherf juga diduga melakukan penganiayaan dengan cara memukul dan mencekik korban saat diperkosa.

Dilansir dari The Sun, Selasa 2 Maret 2021, Sherf melakukam aksi kejinya hotel karantina Covid-19 yang dikelola negara yang terletak di kota pelabuhan Jaffa, Israel.

Hotel tersebut digunakan untuk mengkarantina pasien Covid-19 muda yang tidak dapat tinggal di rumah.

Polisi menangkap Sherf pada Rabu malam setelah menerima laporan pelecehan seksual di fasilitas tempat dia dan korban menginap.

Baca Juga

Dikabarkan juga hotel tersebut dijadikan tempat rehabilitasi bagi kaum muda yang terlibat dengan miras, obat-obatan dan pelecehan seksual.

Menyadur dari Times of Israel, pria ini dikabarkan melakukan pemerkosaan sebanyak dua kali dalam kesempatan yang berbeda di hari yang sama.

Namun, Sherf membantah. Ia merasa ia melakukan hubungan seks tersebut atas dasar suka sama suka dan tak ada unsur pemaksaan.

Hal ini ia sampaikan bahkan korban membohongi perihal usianya. Korban mengaku berusia 16 tahun kepada Sherf.

Hal itu berbeda dengan apa yang dikatakan korban, korban mengatakan ia sudah mencoba berbagai cara untuk dapat melawan Sherf namun korban mengakui bahwa Sherf terus memaksanya.

Polisi menangkap Sherf pada Rabu malam setelah menerima laporan pelecehan seksual di fasilitas tempat dia dan korban menginap.

Dalam sidang peradilan yang dilakukan oleh Pengadilan Magistrate Tel Aviv, karena dalam kondisi pandemi, ibu korban hanya bisa menyampaikan pesannya melalui video kepada hakim.

Ibu korban mengatakan bahwa hidup anaknya sudah hancur dan meminta hakim untuk bertindak seadil-adilnya.

“Ini tindakan yang tercela,” kata ibu korban. “Dengan kaki gemetar dan patah hati, saya meminta untuk menghukum penjahat yang kejam itu. Dia telah menghabisi nyawa gadis itu dengan tindakan kejam.”

Keputusan hakim sementara memperpanjang masa tahanan pelaku sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.