Masuk

Mutasi Pemkot Makassar Sisakan Jabatan Lowong, Yeni Rahman: Ada Pejabat Tak Punya Rapor

Komentar

Terkini.id, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mengkritisi mutasi pejabat eselon II yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar. Pasalnya, dalam mutasi tersebut menyisakan jabatan lowong.

Anggota Komisi D DPRD Makassar Yeni Rahman menilai ada penilaian yang tak tuntas dalam pergeseran tersebut.

“Kalau ada jabatan yang kosong berarti bisa jadi pemerintah kota ini tidak cerdas dalam menilai. Apa yang dibikin sebelumnya, harusnya semua (SKPD) sudah punya rapor,” kata Yeni Rahman, Selasa, 24 Januari 2023.

Baca Juga: Resmikan Kopi Chuseyo, Wali Kota Makassar: Ini Tempat Luar Biasa

Kesannya, kata dia, ada pejabat pemerintah kota yang tak memiliki buku rapor penilaian. Sehingga kinerjanya tak terbaca.

“Harusnya posisi itu tidak boleh kosong hanya karena mau cari yang terbaik. Masa dalam satu tahun ini kita tidak bisa dapat yang terbaik,” sebutnya.

Di sisi lain, ia mengatakan beberapa pejabat yang dimutasi, penilaiannya terlalu prematur. Pasalnya, ada beberapa pejabat yang dalam satu tahun terakhir tidak ikut merancang program kerja.

Baca Juga: Usulan Pergantian Nama Jalan Cenderawasih Jadi Jalan Opu Daeng Risadju Disetujui DPRD Makassar

Mereka, kata Yeni, hanya langsung menjalankan program yang dibuat pejabat sebelumnya. Salah satunya, Dinas Sosial Kota Makassar.

“Bukan dia merancang dan menilai, baru dia yang ditunjuk. Tidak sampai setahun. Terlalu prematur cara menilainya OPD,” tuturnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memutasikan enam pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Perombakan ini, sebagaimana dia ucapkan sebelumnya, dilakukan untuk penyegaran dan meningkatkan kualitas kerja jajarannya.