Omicron Terdeteksi di 45 Negara, Pemerintah Tunda Umrah dan Dorong Vaksinasi Anak

Omicron Terdeteksi di 45 Negara, Pemerintah Tunda Umrah dan Dorong Vaksinasi Anak

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memonitor perkembangan virus Covid-19 varian Omicron yang kini telah terdeteksi di sekitar 45 negara.

Untuk mengantisipasi, pemerintah pun mengambil beberapa langkah, di antaranya menunda umrah dan mendorong vaksinasi Anak.

“Sudah terdeteksi sekitar 45 negara. Dan pemerintah masih mengevaluasi dan memonitor perkembangan terkait dengan Omicron,” ujar Airlangga usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 6 Desember 2021.

Airlangga mengungkapkan bahwa mengatakan telah meminta agar memperbanyak sampel untuk genome sequencing serta memperbanyak fasilitas kesehatan dan juga melakukan pembatasan pergerakan masyarakat.

Selain itu, kata Airlangga, vaksinasi untuk anak akan digenjot. Hal ini mengingat varian Omicron juga banyak terdampak pada anak.

Baca Juga

“Dan menyegerakan vaksin untuk masyarakat rentan. Dan dalam hal ini karena yang banyak juga berdampak adalah anak-anak, maka vaksinasi anak-anak perlu untuk terus didorong,” ungkapnya, dilansir dari Sindo News.

Airlangga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi memerintahkan agar vaksinasi untuk anak usia 6 sampai 11 tahun segera dilakukan.

Selain langkah di atas, Pemerintah juga mengindikasikan belum akan memberangkatkan jamaah umrah pada Desember 2021.

Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah Indonesia menyambut baik kebijakan Saudi yang telah memberikan lampu hijau terkait umrah.

Namun demikian, pemerintah saat ini masih ingin konsentrasi terlebih dahulu terhadap pengendalian kasus Covid-19 saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Setelah itu, barulah Pemerintah akan memikirkan lagi terkait umrah.

“Pemerintah konsentrasi Nataru dulu, mudah-mudahan Nataru bisa dikendalikan lebih baik, baru setelah itu kita akan melihat kapan kita akan membuka kegiatan umrah,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.