Pasca Banjir Jeneponto, Kodam XIV Hasanuddin Janji Akan Bangun Jembatan

Pasca Banjir Jeneponto, Kodam XIV Hasanuddin Akan Bangun Jembatan

Terkini.id,Jeneponto – Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi meninjau Jembatan Munte di Dusun Munte Desa Bonto Mate’ne Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto yang putus akibat diterjang banjir bandang pada 22 Januari 2019 lalu.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi kepada awak media mengatakan, Jembatan Munte  yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Turatea itu, berdampak pada terganggunya aktifitas warga, baik dalam melakukan mata pencaharian sehari-hari maupun terganggunya perjalanan bagi anak-anak sekolah yang menggunakan akses jembatan tersebut.

“Insya Allah, Batalyon Xipur 8 SMG Kodam XIV Hasanuddin akan membangun jembatan ini, walaupun tidak permanen tapi dapat memperlancar akses masyarakat,” kata  Mayjen TNI Surawahadi.

Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi yang didampingi Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir menargetkan jembatan Belly yang akan dibangun selama tujuh hari.

“Insya Allah, mulai hari selasa kita kerjakan dan mudah-mudahan Selasa depannya sudah dapat di fungsikan, kita akan kerahkan satu pleton anggota,” ungkapnya.

Mayjen TNI Surawahadi, berharap, agar pemerintah dan Polres Jeneponto dapat membantu TNI untuk menyelesaikan Jembatan yang akan dibangun,” kami harap Pemerintah dan mendukung kami dan Polres Jeneponto dapat membantu kami,” harapnya.

Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi meninjau jembatan Munte bersama  Danrem 141 Toddopuli Kolonel Inf Suwarno, Kapenrem Letkol Inf Maskun Nafik, Asop Kodam XiV Kolonel Inf Yosef Sidabutar, Danyon 726 Tamalatea Letkol Inf Prasetyo, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Arh Sugiri, Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto, serta pejabat TNI dan Kepolisian.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Jeneponto

Kasi Dikmas Jeneponto Di sorot, Ini Penyebabnya

Terkini.id,Jeneponto - Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kasi Dikmas) Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jeneponto mendapat sorotan.Hj Saleha yang juga