Polda Sulsel Ungkap Cara Pelaku Edarkan Uang Palsu di Gowa

Polda Sulsel
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Foto: Kompas)

Terkini.id, Makassar – Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, menanggapi kasus peredaran uang palsu di Pasar Induk Minahasa Maupa, Kabupaten Gowa.

“Kita akan proses sesuai kejadian tersebut dan untuk pencegahannya kita lakukan dengan upaya preventif berupa imbauan kepada masyarakat,” kata Ibrahim kepada terkini.id, Kamis, 26 Desember 2019.

Ibrahim juga mengungkapkan cara pelaku mengedarkan uang palsu tersebut. Ia mengatakan, peredaran uang palsu pada umumnya memiliki jaringan terbatas.

Namun, kata Ibrahim, pelaku ikut menyertakan masyarakat sebagai bagian dari skenario. Sehingga hal itu bersifat spekulasi.

Untuk itu, ia berharap masyarakat tidak tergiur dengan harapan akan mendapatkan keuntungan atau nilai lebih bila melakukan penukaran uang palsu dan lantas mengedarkannya.

Baca juga:

“Karena pasti akan ketahuan dan pasti akan diproses hukum,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita ketahuan berbelanja dengan menggunakan uang palsu hingga jutaan rupiah saat berbelanja di Pasar Induk Minasa Maupa, Gowa.

Beruntung, para pedagang di pasar tersebut bisa mengenali jika uang yang dipakai wanita itu adalah uang palsu.

Terduga pelaku langsung diamankan warga dan dibawa ke kantor polisi setempat. Setelah dihitung, uang palsu yang dibawanya bernilai Rp 10 juta.

Komentar

Rekomendasi

Masa Darurat Covid-19, Kemendikbud Dorong Pemda Terapkan PPDB Daring

Pushidrosal Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem di Perairan Samudera Hindia

Mobil Bantuan BNPB Dialihkan ke Luar Surabaya, Risma: Kalau Mau Boikot Jangan Gitu Caranya

Nihil Kasus Baru Corona, Gubernur Kalbar Izinkan Warga Salat Berjamaah di Masjid

Gegara Video Polisi Siksa Pria Kulit Hitam hingga Tewas, Warga Amerika Rusuh

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar