Terkini.id, Jakarta – Masinton Pasaribu selaku politikus dari PDIP memberikan sarannya kepada Presiden Jokowi tentang masalah reshuffle kabinet.
Dilansir dari gelora.co, Sabtu 11 Juni 2022, Masinton Pasaribu meminta agar Jokowi segera melakukan reshuffle kabinet untuk para menteri yang sibuk berkampanye sebagai Calon Presiden (Capres).
“Tadi yang saya sebut itu, menteri yang kebelet nyapres (harus direshuffle),” ujar Masinton Pasaribu, dikutip dari gelora.co, Sabtu 11 Juni 2022.
Disisi lain, Masinton Pasaribu tidak ingin menjelaskan secara detail tentang siapa sosok menteri yang dimaksud.
“Itu enggak perlu sebut (namanya), entar gede kepala, tampangnya ada di mana-mana kok. Nggak punya partai politik, tetapi (mau) nyalon gitu,” lanjut Masinton Pasaribu.
- Jokowi Disebut Gagal Jalankan Misi Perdamaian, Masinton: Namanya Diplomasi, Itu Berproses!
- Soal Jokowi 3 Periode, Masinton Minta Mahasiswa Turun ke Jalan, Bachrum Achmadi: Serukan Aja ke Kader dan Simpatisan PDIP
- Masinton Imbau Masyarakat Tolak Jokowi Tiga Periode: Tidak Ada Jaminan Kedepannya Tidak Minta Lagi
- Nicho Silalahi Minta PDIP Keluarkan Massanya Demi Lawan Jokowi 3 Periode
- Masinton Pasaribu Minta Mahasiswa Turun ke Jalan Lawan Jokowi 3 Periode
Lebih lanjut lagi, Masinton Pasaribu menekankan bahwa seharusnya menteri tersebut lebih sering memamerkan prestasinya ketimbang wajahnya yang berada diseluruh fasilitas umum.
“Kalau ketua umum, kita bisa memahami bahwa ada tugas dari partainya. Jadi, memanfaatkan jaringan partai. Kalau ini, majang foto-foto di mana-mana, bukan majang prestasi, seharusnya yang dipajang prestasi,” tutur Masinton Pasaribu.
Terdapat dugaan mengenai siapa sosok yang dibicarakan oleh anak buah Megawati Soekarnoputri ini.
Diketahui bahwa selama ini, banyak pihak yang membahas mengenai Menteri BUMN Erick Thohir yang diduga sedang melakukan kampanye untuk menjadi Capres pada pemilu 2024.
Salah satu langkah kampanye Erick Thohir adalah dirinya memasang wajahnya di berbagai tempat fasilitas umum.
Sementara itu, prestasi dari Erick Thohir sebagai Menteri BUMN dinilai tidak ada karena Pertamina dan PLN diketahui terus mengalami kerugian.
Kontroversi Erick Thohir lainnya adalah BUMN tidak membantu untuk menjadi sponsor dalam pergelaran Formula E Jakarta.
Rumor yang beredar bahwa Erick Thohir tidak ingin menolong Anies Baswedan karena takut akan kalah tenar dari Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
