Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Chusnul Chotimah melontarkan sindiran keras kepada pegiat media sosial, Chusnul Chotimah.
Ia menilai bahwa gara-gara orang seperti Chusnul Chotimah yang galak, kasar, dan buruk di media sosial (medsos), Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) jadi sulit fokus bekerja.
Hal ini disampaikan Susilawati saat saling sindir di Twitter dengan Chusnul Chotimah. Diketahui, keduanya memang kerap saling berbalas cuitan.
Awalnya, Susilawati menyinggung soal orang yang melakukan perundungan (bullying) kepadanya di medsos.
“Umumnya di mana pun di dunia ini.. Orang yang dibully yang akan stres.. Tapi di medsos saya, yang bully yang stres,” katanya pada Jumat, 11 Maret 2022.
- Viral! Warga Cabut Logo Gereja di Tenda Bantuan Gempa, Chusnul Chotimah: Sebenarnya Islamophobia atau Kristenophobia?
- Surya Paloh Dukung Anies Sebagai Capres 2024, Chusnul Chotimah: Pantas Dikatain Kadrun, Pemikiran Sempit!
- Gembong Warsono Sebut Anies adalah Gubernur 0 persen, Chusnul Chotimah: Yang Setuju Retwet
- Soroti Vonis Penjara Bahar Bin Smith, Chusnul Chotimah: Indonesia Darurat Kebohongan!
- Prabowo Maju Pilpres, Chusnul Chotimah Soroti Anies: Kemakan Omongan Sendiri!
Chusnul Chotimah lantas membalas dengan sindiran bahwa Susilawati mirip dengan orang stress yang sering ada di jalan.
“Betul, umumnya di manapun di dunia, orang yang dibully yang akan stress, kecuali orang stres,” kata Chusnul Chotimah pada Minggu, 13 Maret 2022.
“Lihat aja orang stress yang sering ada di jalan, nah kamu Susilawati mirip mereka,” sambungnya.
Pada Senin, 14 Maret 2022, Susilawati lantas melontarkan beberapa balasan kepada Chusnul Chotimah.
Awalnya, ia menyebut dirinya menghadapi masalah dengan berani dan jujur, bukan dengan narasi-narasi busuk yang merendahkan orang lain.
“Indonesia berhasil membentuk karakter handal, semua masalah dihadapi dengan berani dan jujur seperti saya, insya Allah.. bukan dengan narasi-narasi busuk yang merendahkan orang lain..semua manusia sama di depan hukum.. tidak ada satu di atas yang lain,” katanya.
Suliwati melanjutkan bahwa bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa religi spiritual yang tidak berperilaku buruk dengan mem-bully orang lain.
Apalagi, tambahnya, jika orang tersebut mencerahkan, sudak dididik negara (lemhannas).
“Akibat orang-orang seperti mbak terlalu galak, paling kasar, paling buruk di medsos memicu ricuh akhirnya pemerintahan Jokowi sulit fokus bekerja.. karena bingung mau mengerjakan yang mana dulu jadi serba salah,” kata Chusnul Chotimah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
