Terkini.id, Kabul – Rayakan kemenangan, pendukung Taliban usung peti mati untuk amerika! Ada hal yang tak umum terjadi di di Kota Korst, Afghanistan pada Senin 30 Agustus 2021 lalu. Pasalnya, pendukung Taliban menggelar parade kemenangan dengan membawa peti mati yang diselimuti bendera Amerika Serikat (AS) dan negara asing lainnya.
Arak-arakan para pendukung Taliban itu terlihat menyusuri jalan-jalan di tengah kota. Beberapa orang terlihat mengangkat senjata tingi-tinggi, sementara yang lain mengibarkan bendera Taliban atau mengabadikan prosesi itu di kamera ponselnya.
Parade ‘pemakaman’ tersebut menjadi perayaan Taliban atas akhir dari invasi 20 tahun yang dilakukan AS dan anggota NATO di Afghanistan.
“(Tanggal) 31 Agustus adalah hari kebebasan kami secara resmi. Hari ini, pendudukan Amerika dan NATO meninggalkan negara ini (Afghanistan),” ungkap pejabat Taliban, Qari Saeed Khosti kepada stasiun televisi lokal Zhman TV yang dikutip Reuters pada Selasa 31 Agustus 2021 kemarin.
Seperti dilansir dari CNNIndonesia, Rabu 1 September 2021, untuk merayakan kepergian pasukan AS, Taliban tidak hanya melakukan berparade dengan mengusung peti mati. Sebelumnya, sesaat setelah penerbangan terakhir AS pada Senin 30 Agustus 2021 malam, sejumlah gerilyawan Taliban di Kabul merayakannya dengan memberondong tembakan ke udara.
- Taliban Desak Warga Afghanistan Ngungsi dan Tidak Ikut Campur Aksi Protes
- Heboh Kabar Sekolah Taliban di Jaksel, Netizen: Halo Menteri Nadiem
- Soal Wanita Wajib Pakai Burqa, Sekjen PBB Minta Taliban Menghormati Hak Perempuan
- Pengakuan Warga Afghanistan di Bawah Kekuasaan Taliban: Ramadhan Paling Buruk, Kami Kelaparan! Ibadah Tidak Damai ...
- Anies Baswedan Pamer JPOS, Netizen: Dia Munafik Taliban, Sampe Kiamat Gak Bakal Jadi Presiden!
Sementara itu, di provinsi Kandahar seorang pria tampak tergantung di helikopter Black Hawk buatan AS yang berputar-putar di wilayah itu.
Foto-foto lain yang juga beredar menunjukkan anggota Taliban berjalan melalui bandara Kabul menggunakan sisa seragam tentara AS. Beberapa orang terlihat mengacungkan senapan dan yang lainnya mencoba kacamata night vision canggih atau mengukur helikopter.
Juru bicara Pentagon, John Kirby mengatakan militer AS tidak khawatir dengan foto tersebut karena helikopter tidak bisa diterbangkan.
Namun, sejumlah video yang beredar juga menunjukkan Taliban menerbangkan helikopter Black Hawk ‘warisan’ AS yang awalnya ditujukan untuk angkatan bersenjata Afghanistan.
Sebelum meninggalkan Afghanistan, pasukan AS menghancurkan lebih 70 pesawat dan puluhan kendaraan lapis baja. Mereka juga melumpuhkan sistem pertahanan udara yang telah menggagalkan upaya serangan roket ISIS.
Usai pasukan asing hengkang, Taliban mendeklarasikan kemerdekaan Afghanistan. Mereka berharap tidak akan ada lagi pendudukan yang terjadi di negaranya.
Taliban juga mengaku ingin membangun hubungan diplomatik dengan negara Barat dan negara-negara lainnya di dunia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
